Suara.com - Selama beberapa tahun terakhir, pasar smartphone global telah mengalami sedikit penurunan atau lesu.
Ada banyak faktor yang menyebabkan pasar menyusut, tetapi tampaknya Apple perlahan mengejar Samsung di segmen handset meskipun mengalami penurunan.
Menurut laporan Canalys, pasar keseluruhan untuk smartphone mengalami penurunan sebesar 9 persen tahun ke tahun selama bulan Juli dan September tahun ini.
Dengan kata lain, kuartal ketiga 2022 mengalami penurunan yang nyata dibandingkan tahun lalu.
Penurunan pengiriman juga mempengaruhi empat dari lima merek smartphone teratas dunia.
Melihat posisi pasar, Samsung masih memimpin dengan pangsa pasar 22 persen.
Sementara itu, Apple berada di urutan kedua dengan 18 persen, dan Xiaomi mengambil tempat ketiga dengan 14 persen.
Oppo dan Vivo mengumpulkan daftar 5 teratas dengan kedua merek memiliki pangsa pasar masing-masing 10 persen dan 9 persen.
Namun, meski memimpin pasar smartphone, raksasa teknologi Korea Selatan itu hanya melihat sedikit pertumbuhan.
Baca Juga: Gambar Samsung W23 Lipat Bocor Sebelum Peluncuran, Ini Penampakannya
Di sisi lain, perusahaan yang berbasis di Cupertino melihat pertumbuhan yang lebih tinggi baik dari segi pangsa pasar dan bahkan angka penjualan selama periode ini.
Dengan kata lain, pembuat iPhone dapat dianggap sebagai pemenang sejati pada kuartal ketiga tahun ini.
Apple juga hanya 4 persen poin di belakang Samsung dalam pangsa pasar, sebagaimana melansir laman Gizmochina, Sabtu (22/10/2022).
Ini lebih rendah dari kesenjangan 6 persen antara dua raksasa elektronik konsumen. Artinya, Apple perlahan tapi pasti mengejar Samsung.
Selain itu, dengan musim liburan yang akan segera tiba, yang merupakan salah satu periode terkuat untuk merek tersebut, kita dapat mengharapkan Apple untuk segera menyusul Samsung.
Tahun lalu, Samsung memiliki pangsa pasar 22 persen di kuartal terakhir, di atas Samsung 20 persen. Tapi keunggulan tipis ini mungkin melebar lebih jauh tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan