Suara.com - Google telah merinci perubahan baru, yang akan datang pada aplikasi Pesannya (Google Message) dalam upaya untuk mengadvokasi adopsi protokol pesan RCS yang lebih luas.
Kepala Apple Tim Cook baru-baru ini menjelaskan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk memperbaiki pengalaman SMS 'gelembung hijau' dalam waktu dekat, tetapi penambahan fitur Google meningkatkan interoperabilitas pengiriman pesan antara iOS dan Android.
Awal tahun ini, ia meluncurkan pembaruan untuk aplikasi Pesan yang memungkinkannya menampilkan reaksi iMessage sebagai emoji.
Baru-baru ini, ia meluncurkan kemampuan untuk bereaksi terhadap teks SMS dari pengguna iPhone dengan reaksi emoji juga.
Untuk mempermudah menavigasi obrolan grup yang sibuk, Google Message segera memungkinkan pengguna merespons pesan individual saat RCS diaktifkan.
Para pengguna hanya perlu menggesek pesan tertentu untuk membalas. Ini akan mulai diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.
Google juga telah memperluas akses ke fitur Transkripsi Pesan Suara, memberi orang yang memiliki Pixel 6, Pixel 6A, Pixel 6 Pro, Samsung Galaxy S22 dan Galaxy Fold 4, pilihan untuk membaca isi pesan suara sebagai gantinya.
Fitur ini mentranskripsikan pesan suara secara otomatis, menggunakan pembelajaran mesin dan sebelumnya hanya tersedia untuk Pixel 7 dan Pixel 7 Pro.
Fitur baru lainnya adalah kemampuan untuk menambahkan pengingat langsung dari dalam aplikasi Google Message, dilansir laman Engadget, Minggu (23/10/2022).
Baca Juga: Google Luncurkan Pembaruan Android 13 QPR1 Beta 3 untuk Pixel 4a ke Seri Pixel 7
Pengguna yang menyetel pengingat untuk ulang tahun dan hari jadi, akan mendapatkan notifikasi saat membuka aplikasi.
Selain itu, aplikasi sekarang akan menyarankan "membintangi" pesan untuk melacak informasi penting atau menjadwalkan panggilan Meet dan membuat acara Kalender bila perlu.
Google juga telah memberikan Messages pemutar YouTube dalam aplikasi, sehingga pengguna tidak perlu meninggalkan aplikasi saat seseorang mengirimi mereka tautan ke video di platform.
Ini menguji kemampuan yang memungkinkan pengguna untuk mengobrol di Penelusuran dan Maps dari dalam aplikasi di beberapa negara juga.
Terakhir, Google memperbarui ikon Message, Call, dan Kontak menjadi lebih modern serta untuk lebih menyatu dengan aplikasi Google lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Penampakan Honor X80 Pro Max Beredar, HP Midrange Baru dengan Baterai 11.000 mAh
-
HP Samsung RAM 8 GB Apa Saja? Ini 3 Pilihan Terbaik dan Termurah sesuai Review
-
5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14: 'iPhone Murah Terbaik' Pilihan David GadgetIn
-
17 Tim Peraih Juara MPL ID S1 hingga S17, Bigetron by Vitality Jadi Juara Baru
-
AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 Lebih Murah, Telkomsel Hadirkan Paket FOLA PLAY Mulai Rp25 Ribu
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Juni 2026: Ada Skin M1917, Diamond, dan Bundel Bola
-
Dari Cloud hingga AI, Lintasarta Siapkan Fondasi Digital Baru untuk Bisnis Indonesia
-
Gameplay Clutch Beredar: Grafis Menawan, Padukan Sensasi 3 Game Balap Ikonis
-
Oppo Reno 16 Pro Global Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 8000 Series dan RAM 12 GB