Suara.com - Selain menyediakan konektivitas internet berkecepatan tinggi bahkan ke sudut-sudut paling terpencil di Bumi, lebih dari 3.000 satelit yang membentuk jaringan Starlink memiliki potensi untuk melakukan lebih banyak lagi, seperti mengganti dua lusin satelit yang memberi daya pada Sistem Pemosisian Global.
SpaceX meneruskan gagasan itu, jadi tim peneliti mengambil jalan panjang untuk memanfaatkan Starlink sebagai alternatif GPS.
Meskipun ribuan satelit Starlink masing-masing mempertahankan posisi non-geostasioner di orbit rendah Bumi, dan satelit GPS mengikuti salah satu dari enam orbit berbeda yang mengelilingi planet dua kali setiap hari.
Keduanya memiliki fitur yang sama, yakni mereka memancarkan sinyal ke permukaan bumi.
Sinyal Starlink mengirimkan internet, sedangkan sinyal dari beberapa satelit GPS digunakan oleh perangkat navigasi untuk mengukur posisi persisnya di planet ini.
Todd Humphreys dan tim peneliti dari University of Texas di Laboratorium Radionavigasi Austin menyadari bahwa Starlink juga dapat berfungsi sebagai cadangan yang akurat dan andal untuk Sistem Pemosisian Global.
Tapi SpaceX akhirnya memutuskan bahwa itu bukan prioritas bagi perusahaan, dan berhenti bekerja sama dengan para peneliti.
Tim UT Austin hanya membutuhkan sinyal, yang tidak bisa disembunyikan oleh SpaceX.
Dilansir laman Gizmodo, Selasa (25/10/2022), mengubah Starlink menjadi sistem navigasi akan mudah dengan kerja sama SpaceX.
Baca Juga: Astronom Sebut Ribuan Satelit Elon Musk Mengorbit, Bisa Menabrak Pesawat
Tanpa itu, tim Humphreys membutuhkan waktu hampir dua tahun untuk mencapai tujuan mereka.
Mereka memulai dengan membeli terminal dan layanan Starlink yang digunakan untuk streaming video HD YouTube dari legenda tenis Rafael Nadal 24 jam sehari.
Pengaturan dipasangkan dengan antena di dekatnya, yang digunakan untuk mendeteksi sinyal urutan sinkronisasi yang berulang secara teratur yang digunakan layanan Starlink untuk membantu penerima berbasis darat tetap terhubung ke satelit.
Mereka tidak pernah mencoba untuk memecahkan atau memecahkan enkripsi yang digunakan Starlink untuk menjaga layanannya tetap eksklusif bagi pelanggannya.
Sinyal sinkronisasi berulang tersebut dikirim pada interval waktu yang tepat: empat urutan setiap milidetik, yang merupakan pendekatan yang juga digunakan sistem GPS.
Saat dipasangkan dengan informasi tentang pergerakan satelit Starlink, informasi yang siap dibagikan SpaceX secara online untuk membantu mengurangi risiko tabrakan yang mahal dengan perangkat keras dari perusahaan lain, sumber sinyal, dan seberapa jauh satelit itu, dapat digunakan untuk menghitung lokasi penerima, dengan akurasi sekitar 98 kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan
-
Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM