Suara.com - Pengguna mungkin diminta untuk memberi akses ke lokasi ketika menggunakan aplikasi TikTok. Saat layanan lokasi diaktifkan, TikTok akan menerima perkiraan lokasi pengguna dan GPS serta sinyal WiFi perangkat untuk membantu menyesuaikan dan meningkatkan pengalaman TikTok.
Namun, pengguna dapat mematikan layanan TikTok. Cara matikan lokasi di TikTok sangat mudah.
Mengaktifkan layanan lokasi membantu TikTok meningkatkan pengalaman pengguna di aplikasi dengan menampilkan video yang populer di area pengguna dan iklan yang lebih relevan.
Ketika pengguna mematikan lokasi di TikTok, TikTok akan terus memperkirakan lokasi berdasarkan informasi sistem, penyedia jaringan, dan alamat IP untuk tujuan yang ditetapkan dalam Kebijakan Privasi.
Selain itu, alamat IP umumnya hanya memungkinkan pengguna memperkirakan negara, wilayah, atau kota tempat pengguna berada.
Alamat IP yang digunakan untuk menentukan perkiraan lokasi pengguna meliputi alamat IP yang terkait dengan penyedia layanan internet pengguna dan alamat IP yang terkait dengan jaringan seluler pengguna, tergantung pada cara pengguna mengakses TikTok.
Dilansir dari laman resmi TikTok pada Selasa (25/10/2022), berikut ini cara matikan lokasi di TikTok:
- Pertama, ketuk profil di kanan bawah.
- Ketuk ikon tiga garis di kanan atas.
- Klik Pengaturan dan Privasi.
- Pilih Privasi.
- Pilih Izinkan akses lokasi.
- Pengguna akan diarahkan ke pengaturan aplikasi ponsel untuk mengubah pengaturan izin menjadi Tidak pernah.
Pengguna juga dapat memperbarui pengaturan lokasi di pengaturan perangkat.
Jika pengguna tidak ingin membagikan lokasi dengan TikTok, pengguna dapat matikan lokasi di TikTok dengan mudah.
Baca Juga: Cara Tambahkan Suara di Video TikTok
Berita Terkait
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja
-
Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru
-
Fenomena HopeTok di Era Digital: Kenapa Konten Positif Semakin Dicari GenZ?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung
-
Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit
-
Kebakaran Hanguskan Lima Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Capai Rp70 Juta
-
Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta