Suara.com - Media sosial terkadang membuat pengguna lupa waktu karena terlalu sering menggunakan media sosial. Hal ini dapat menyebabkan pengguna mudah terdistraksi ketika mengerjakan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, pengguna harus melakukan detoks digital.
Detoks digital mengacu pada kurun waktu ketika pengguna secara sukarela menahan diri dari menggunakan perangkat digital seperti smartphone hingga platform media sosial. Ada beberapa tips detoks digital yang bisa dilakukan pengguna.
Semakin banyak penggunaan gadget, umumnya pikiran pengguna akan semakin terdistraksi. Ini akan menyebabkan pengguna lambat menyelesaukan tugas yang diberikan.
Pengguna dapat membatasi informasi dan notifikasi pada gadget. Pembatasan tersebut bisa melalui detoks digital. Dilansir dari akun Instagram resmi Kemenkominfo pada Rabu (26/10/2022), berikut ini enam tips detoks digital:
1. Matikan notifikasi media sosial
Dengan mematikan atau menonaktifkan notifikasi media sosial, pengguna tidak akan terdistraksi lagi dengan chat yang masuk.
2. Unduh aplikasi hanya jika dibutuhkan
Banyaknya aplikasi akan membuat pengguna menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan smartphone. Oleh karena itu, hapus aplikasi yang tidak berguna dan unduh aplikasi hanya ketika aplikasi itu dibutuhkan.
Selain itu, banyaknya aplikasi yang diunduh juga akan membuat penyimpanan ponsel pengguna cepat penuh.
3. Berhenti langganan newsletter email yang tidak terlalu penting
Pengguna dapat berhenti berlangganan newsletter email yang tidak terlalu penting guna mengurangi waktu berinteraksi dengan internet.
4. Ambil waktu istirahat tanpa gadget
Pengguna harus beristirahat tanpa menggunakan gadget. Lakukan hal ini secara bertahap agar tidak terlalu sulit. Pengguna bisa mulai dari 10 menit tanpa menggunakan smartphone hingga satu jam.
Baca Juga: Piala Presiden Esports 2022 Momentum Dorong Ekonomi Digital Indonesia
5. Membaca buku
Pengguna dapat memperkaya informasi dengan membaca buku daripada bermain media sosial. Kegiatan ini juga membuat pengguna rehat sejenak dari menggunakan smartphone.
6. Aktifkan notifikasi hanya untuk WhatsApp Grup penting
Untuk membatasi hal-hal yang membuat pengguna terdistraksi, pengguna juga dapat mengaktifkan notifikasi hanya untuk WhatsApp Grup yang penting agar pengguna tidak ketinggalan informasi penting.
Jika pengguna merasa terlalu mudah terdistraksi dan sulit menyelesaikan tugas sehari-hari akibat terlalu banyak menggunkan perangkat digital atau bermain media sosial, pengguna dapat mengikuti tips detoks digital.
Berita Terkait
-
Indonesia Siap Loncat ke Era AI dan 5G, DTI-CX 2026 Jadi Pusat Transformasi Digital Nasional
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Lip Cream Lokal Harga di Bawah Rp50 Ribu Terbaik, Tahan Lama Sesuai Review Pengguna
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Bitcoin Hingga XRP Anjlok Massal, Indeks CFX10 Merosot 1%
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media