Suara.com - Pelaku kejahatan siber terkadang mengincar akun media sosial untuk mendapatkan data pribadi, seperti akun TikTok. Namun, jangan panik jika akun TikTok pengguna diretas.
Pengguna dapat lakukan beberapa cara jika akun TikTok diretas. Jika pengguna mengamati adanya aktivitas mencurigakan dalam akun TikTok pengguna, maka kemungkinan besar akun TikTok tersebut telah diretas.
Berikut ini beberapa perilaku mencurigakan sebagai indikasi jika akun TikTok pengguna diretas:
- Kata sandi atau nomor telepon telah diubah.
- Nama pengguna atau nama panggilan akun telah diubah.
- Video telah dihapus atau diposting tanpa seizin pengguna.
- Pesan yang tidak pengguna tulis dikirim dari akun pengguna.
Dilansir dari laman resmi TikTok pada Jumat (28/10/2022), berikut ini beberapa cara yang dapat pengguna lakukan jika akun TikTok diretas:
Cara untuk melindungi akun TikTok
- Reset kata sandi.
- Tautkan nomor telepon.
- Hapus perangkat yang mencurigakan.
1. Cara mereset kata sandi
- Ketuk Profil di kanan bawah.
- Klik ikon tiga baris di kanan atas.
- Klik Pengaturan dan Privasi.
- Pilih opsi Kelola Akun.
- Klik Kata sandi.
- Ubah kata sandi pengguna.
2. Cara menautkan nomor telepon
- Ketuk Profil di kanan bawah.
- Klik ikon tiga baris di kanan atas.
- Klik Pengaturan dan Privasi.
- Pilih opsi Kelola Akun.
- Klik Nomor telepon.
- Tautkan nomor telepon pengguna.
3. Cara menghapus perangkat yang mencurigakan
- Ketuk Profil di kanan bawah.
- Klik ikon tiga baris di kanan atas.
- Klik Pengaturan dan Privasi.
- Pilih opsi Keamanan.
- Klik Perangkat Anda.
- Hapus perangkat yang tidak diinginkan atau mencurigakan.
Jika pengguna menemukan aktivitas mencurigakan di dalam akun TikTok, pengguna tidak perlu panik karena dapat melakukan beberapa cara di atas jika akun TikTok diretas.
Baca Juga: 5 Cara Cepat Naik Rank di Free Fire MAX, Buktikan Sendiri!
Berita Terkait
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Membongkar Operasi Informasi dari Gelombang Video Hoaks 'China Bantu Gaza'
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Puasa Perut Sudah, Kapan Puasa Belanja? Yuk, Kenalan sama Mindful Spending
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online