Suara.com - Google telah meluncurkan fitur baru di Gmail yang membantu pengguna melacak paket fisik. Seperti dilansir dari ZDNET, Jumat (4/11/2022), fitur ini dimaksudkan untuk mengotomatisasi dan menghilangkan kebutuhan pembeli, setelah melakukan pemesanan untuk produk secara online.
Pembeli dapat memeriksa kotak masuk mereka untuk email konfirmasi dan mendapatkan nomor pelacakan untuk memeriksa status pengiriman.
Jadi, dalam beberapa minggu mendatang, Gmail akan mulai menampilkan informasi pengiriman di kotak masuk.
Jika ada nomor pelacakan, maka itu akan menampilkan kartu ringkasan di bagian atas email yang menunjukkan status pengiriman.
Untuk saat ini, tampaknya menjadi fitur khusus Amerika Utara, tetapi Google mengatakan pelacakan paket akan tersedia di sebagian besar ULI. Kartu akan mencakup perkiraan tanggal dan status kedatangan, seperti "label yang dibuat", "Tiba besok" atau "dikirim hari ini."
"Anda dapat memilih untuk menerima pembaruan pelacakan paket langsung dari kotak masuk Anda atau dalam pengaturan gmail. Gmail kemudian akan secara otomatis mencari status pesanan menggunakan nomor pelacakan Anda dan permukaannya di kotak masuk Anda. Anda dapat memilih keluar kapan saja melalui pengaturan Gmail Anda," kata Ilia Brown, Google VP produk untuk gmail, catatan di blogpost.
Google telah menerbitkan halaman dukungan baru untuk fitur tersebut, yang berfokus pada pelacakan pengiriman dan pengiriman Google Store. Ini mencatat bahwa jika email tidak termasuk nomor pelacakan atau tautan, pelacakan tidak tersedia.
Juga, beberapa negara dan wilayah tidak memiliki opsi pelacakan pengiriman.
Dalam "bulan-bulan mendatang", Gmail akan memberi tahu pengguna ketika sebuah paket ditunda dengan menunjukkan "label tunda" dan kemudian akan membawa email ke atas kotak masuk sehingga pengguna tidak ketinggalan paket.
Baca Juga: Google Lens Makin Mudah Ditemukan di Halaman Pencarian
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kenaikan Harga Chip Memori Uji Ketahanan Pasar Smartphone di 2026, Merek Mana yang Mampu Bertahan?
-
Nioh 3 Siap Rilis Bulan Ini, Kemungkinan Tak Eksklusif PS5 dan PC
-
7 Smartwach Murah Alternatif Xiaomi, Fungsional dan Awet Mulai Rp100 Ribuan
-
7 HP Oppo Rp2 Jutaan yang Paling Layak Beli di 2026, Performa Jempolan
-
68 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 3 Februari: Klaim Green Flame Draco dan Arrival Animation
-
41 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026: Raih Icon 115-117 dan Draf Voucher
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Baterai Jumbo: Jadi Barang Buruan di Tahun 2026
-
Bikin Kota Lebih Estetik! Cara Meningkatkan Grafis TheoTown Jadi Lebih Realistis
-
6 Game Modifikasi Mobil Terbaik: Restorasi Klasik hingga Supercar Mewah!
-
5 Rekomendasi Mic Wireless Terbaik 2026, Anti Noise Aman untuk Ngonten