Suara.com - TikTok kini semakin besar dan salah satu bahaya yang sangat mungkin terjadi pada media sosial adalah semakin banyak orang di aplikasi, penjahat siber dapat dengan mudah mengintai di platform.
Mengantisipasi hal tersebut, TikTok merilis fitur baru yang akan memberi tahu pengguna ketika ada yang menyimpan salah satu video mereka.
Aplikasi media sosial yang sangat populer ini mengambil langkah untuk memberi tahu kamu, siapa yang benar-benar berinteraksi dengan postingan mu.
TikTok dilaporkan meluncurkan fitur untuk memberi tahu pemilik akun ketika seseorang memfavoritkan video kamu.
Menurut laporan dari Mashable dikutip laman Gizmodo, Senin (7/11/2022), ketika menambahkan video seseorang ke favorit atau menyimpannya ke salah satu koleksi, pengguna tersebut akan di-ping.
Sebelumnya, pengguna dapat melihat berapa kali video mereka disimpan, tetapi bukan siapa yang menyimpannya.
TikTok tidak membalas permintaan Gizmodo untuk mengomentari kapan fitur tersebut akan diluncurkan secara luas.
“Kami selalu memikirkan cara untuk menambah nilai bagi komunitas dan memperkaya pengalaman TikTok, seiring kami terus membangun tempat aman yang menghibur, menginspirasi kreativitas, dan mendorong budaya,” kata TikTok kepada Mashable.
“Dengan notifikasi Favorit, kami mengeksplorasi metode baru untuk keterlibatan komunitas yang lebih dalam dan analitik pembuat konten.”
Baca Juga: Cara Download Sound dari Video TikTok, Ternyata Mudah
Fitur baru ini tampaknya merupakan bagian dari upaya TikTok untuk membuat aplikasi sedikit lebih transparan dengan mencegah pengintaian pribadi (stalker).
Awal tahun ini, TikTok mulai memberi tahu pengguna yang mengunjungi profil mereka serta secara pribadi menampilkan riwayat tampilan profil.
Pengguna dapat melihat daftar lengkap siapa saja yang telah melihat profil mereka dalam 30 hari terakhir—daftar ini dapat dilihat di kotak masuk TikTok, atau dengan mengetuk ikon langkah kaki di profil kamu.
TikTok jelas memiliki masalah, seperti yang biasanya dilakukan oleh platform media sosial besar.
Namun, fitur-fitur ini tampaknya merupakan cara yang tidak berbahaya untuk memberi sedikit lebih banyak kontrol dan transparansi kepada pembuat konten atas jejak mereka di aplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony