Suara.com - Piala Dunia 2022 yang akan dimulai pada 20 November 2022 sudah dapat dinikmati masyarakat Indonesia melalui siaran TV digital.
Dengan menggunakan siaran TV digital, penonton pasti akan dimanjakan dengan kualitas gambar yang lebih jernih dan tajam dibandingkan TV analog.
Namun, bagaimana cara untuk menikmati tayangan Piala Dunia 2022 dengan siaran TV digital. Berikut cara yang dapat dilakukan, Kamis (17/11/2022) :
Pastikan TV sudah mendukung DVB-T2 untuk menangkap siaran digital. Jika belum mendukung DVB-T2, gunakan perangkat tambahan set top box atau STB.
- Hubungkan STB ke TV menggunakan kabel AV atau HDMI
- Pasang antena ke perangkat TV Digital atau STB
- Hidupkan perangkat TV dan STB
- Pilih mode AV
- Lakukan Auto Scan untuk menangkap siaran TV digital
- Tunggu beberapa saat hingga proses Auto Scan selesai
- Terakhir pastikan siaran TV digital menangkap channel SCTV, Indosiar, Moji dan Mentari TV sebagai stasiun TV resmi yang menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2022.
Selain itu, pastikan frekuensi TV digital yang digunakan sudah tepat. Berikut ini daftar siaran TV digital yang ada di area Jabodetabek :
24 UHF 498 MHz
- SCTV
- Kompas TV
- Moji
- Mentari TV
- Indosiar
32 UHF 562 MHz
- Metro TV
- My TV
- BBS TV
- BN TV
- Magna Channel
- Smile
- UG Tv
- JPM TV
34 UHF 578 MHz
- TV One
- Jak TV
- Sport One
- ANTV
38 UHF (Gn Tela) 610 MHz dan 42 UHF (Joglo) 642 MHz
Baca Juga: Daftar Frekuensi TV Digital di Jabodetabek, Bisa Dicari Sendiri
- TVRI
- TVRI Sport HD
- TVRI World
- TVRI Jakarta
- TV MU
- Nusantara TV
- Badar TV
- DAAI TV
- Inspira
- Net TV
- Elshinta TV
40 UHF 626 Mhz
- Trans TV
- CNBC
- Trans 7
- CNN Indonesia
44 UHF 658 MHz
- RCTI
- GTV
- MNC TV
- iNews
48 UHF 690 MHz
- RTV (Rajawali Televisi)
- KTV
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi Rilis 5 Maret 2026 di Indonesia: HP Lipat Tertipis dengan Kamera Ultra HDR
-
ROG Flow Z13-KJP Resmi Meluncur: Tablet Gaming Paling Powerful di Dunia, Cuma 50 Unit di Indonesia!
-
5 Pilihan HP yang Cocok untuk Game Berat, Anti Lag dan Spek Gahar
-
ASUS ROG 20 Tahun: Raja Gaming Indonesia Hadirkan Laptop Dual-Screen OLED 3K dan AI Generasi Baru
-
31 Kode Redeem FC Mobile 25 Februari 2026, Klaim Dunga dan Voucher Gratis
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli