Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo pada pekan lalu telah mematikan siaran tv analog di Jabodetabek. Kementerian mengklaim bahwa sudah 230 kabupaten/kota di Indonesia yang hijrah ke tv digital.
Dengan demikian dari total 514 kabupaten/kota di Tanah Air, masih ada sekitar 292 kabupaten/kota di Tanah Air yang masih bisa menggunakan tv analog.
Uniknya dari 230 kabupaten/kota yang tak lagi bisa mengakses siaran tv analog itu, sebagian besar terletak di luar Jawa. Faktanya hanya satu kabupaten di Jawa Tengah selain Jabodetabek yang sudah ASO.
Berikut daftar kabupaten/kota di Jawa yang sudah hijrah ke tv digital:
Kabupaten Adm. Kep. Seribu - Jakarta
Kota Adm. Jakarta Pusat - Jakarta
Kota Adm. Jakarta Utara - Jakarta
Kota Adm. Jakarta Barat - Jakarta
Kota Adm. Jakarta Selatan - Jakarta
Kota Adm. Jakarta Timur- Jakarta
Kabupaten Bekasi - Jawa Barat
Kabupaten Bogor - Jawa Barat
Kota Bekasi- Jawa Barat
Kota Bogor - Jawa Barat
Kota Depok - Jawa Barat
Kabupaten Tangerang - Banten
Kota Tangerang - Banten
Kota Tangerang Selatan - Banten
Kabupaten Wonogiri - Jawa Tengah
Dari daftar di atas terlihat hanya Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah yang sudah tak bisa menonton siaran tv analog selain area Jabodetabek.
Sebagian besar kabupaten/kota yang sudah ASO berlokasi di NTT, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan Papua yang pengguna televisinya jauh lebih sedikit ketimbang di Jawa.
Pemerintah mengatakan bahwa penghentian tv analog akan terus digelar, menyesuaikan dengan kesiapan wilayah masing-masing. Meski demikian tak ada batasan waktu kapan program ini akan rampung.
Penghentian siaran tv analog sendiri diatur dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja. UU tersebut mengatur bahwa ASO harus rampung pada 2 November 2022.
Baca Juga: Tanggapi Omelan Hary Tanoe, Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring: Arogan dan Rakus
Berita Terkait
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan, RAM 8 GB dan Kamera Jernih untuk Hadiah Valentine
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB
-
6 HP Pesaing Samsung Galaxy A36 5G untuk Alternatif, Spek dan Performa Kencang
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta, Performa Saingi Flagship