Suara.com - Sejumlah firma riset pasar seperti Canalys, Counterpoint, IDC memprediksi kalau pangsa pasar ponsel Indonesia akan lesu karena resesi hingga inflasi ekonomi.
Menanggapi itu, Xiaomi Indonesia memiliki beragam cara menghadapinya.
Associate Marketing Director Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia membeberkan, pihaknya bakal terus berupaya menghadirkan perangkat dengan harga kompetitif untuk konsumen Indonesia.
“Strategi kami masih sama, yakni menghadirkan produk dengan harga yang kompetitif ke pasar Indonesia,” kata Stephanie saat ditemui di sela-sela peluncuran Redmi Pad di M Bloc, Jakarta, Kamis (17/11/2022).
Dia melanjutkan, salah satu bukti yang dilakukan Xiaomi adalah menghadirkan tablet baru Redmi Pad.
Perangkat juga sekaligus tablet pertama seri Redmi yang diluncurkan ke tanah air.
Menurut dia, Redmi Pad menjadi pelengkap dari Xiaomi Pad 5 yang sudah dirilis ke Indonesia tahun lalu.
Diterangkan dia kalau Redmi Pad bisa jadi opsi untuk mereka yang mencari tablet murah.
“Sesuai visi kami, Xiaomi ingin terus menghadirkan perangkat dengan harga lebih kompetitif dari brand lain. Saya enggak mau sebut harga murah ya karena itu relatif,” kata dia.
Baca Juga: Redmi Pad Resmi ke Indonesia, Tablet Murah Harga Rp 3,5 Juta
Lebih lanjut, Stephanie memaparkan, mereka juga ingin terus memberdayakan para komunitas di Indonesia.
“Kami terus menerima saran dan masukan dari para Xiaomi Fans untuk menghadirkan device yang dibutuhkan ke Indonesia,” tukas dia.
Sebelumnya, Associate Market Analyst IDC Indonesia, Vanessa Aurelia mengatakan pasar ponsel Indonesia lemah di Q3 2022 akibat inflasi 5,95 YoY pada September kemarin.
Inflasi ini disebabkan dari kenaikan harga BBM subsidi dan non-subsidi.
“Meningkatnya harga bahan bakar berdampak negatif pada daya beli masyarakat dan permintaan pasar,” ucap Vanessa dalam keterangan resminya, Selasa (15/11/2022).
Berikut 5 besar penguasa HP Indonesia per Q3 2022
- Oppo = market share 22,9 persen
- Samsung = market share 21,6 persen
- Vivo = market share 18,8 persen
- Xiaomi = market share 13,6 persen
- Realme = market share 11 persen
- Lainnya = market share 12,1 persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan
-
Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM