Suara.com - Google Maps sangat sering digunakan, terutama untuk mereka yang sering bepergian atau bingung memcari rute dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Kamu bisa meminta petunjuk arah kepada Google Maps jika ingin menginjungi satu tempat ke tempat lainnya.
Namun, yang kamu harus tahu jika semua rute yang dikunjungi akan tercatat di histori.
Jika demikian, maka orang lain bisa dengan leluasa mengecek ke mana saja kamu pergi dan berkunjung selama ini.
Buat yang ingin menghilangkan jejakmu di Google Maps, kamu bisa kok menghapus lokasi yang dikunjungi di Google Maps.
Bagaimana caranya? Ikutilah beberapa langkah di bawah ini:
- Buka aplikasi Google Maps
- Pilih ikon menu
- Pilih Your Timeline
- Pilih ikon tiga titik di kanan atas layar
- Akan muncul menu pop-up
- Pilih Settings
- Pilih Delete Location History range
- Pilih tanggal mulai dan berakhir
- Pilih Hapus semua riwayat lokasi untuk menghapus secara keseluruhan
- Riwayat lokasi akan terhapus dalam beberapa detik/menit
Dengan melakukan ini, maka seluruh aktivitas kamu di Google Maps akan terhapus.
Tapi jika kamu gak mau repot terus menerus menghapus histori Google Maps. Kamu bisa menggunakan fitur otomatis.
Dengan fitur ini, maka proses penghapusan histori Google Maps kamu akan terjadwal sesuai yang kamu mau. Tenang saja, caranya juga tak kalah mudah.
Baca Juga: Cara Menggunakan Fitur Ganjil-Genap di Google Maps
Kamu hanya perlu melakukan beberapa langkah dan menyetting jadwal penghapusan histori saja sesuai dengan tutorial di bawah ini.
- Buka aplikasi Google Maps
- Pilih ikon menu (tiga garis horizontal)
- Pilih Your Timeline
- Pilih ikon tiga titik di kanan atas layar
- Akan muncul menu pop-up
- Pilih Settings
- Pilih Delete all Location History
- Pilih berapa waktu sekali kamu akan menghapus history
- Pilih setiap tiga bulan atau setiap 18 bulan sekali
Itulah cara menghapus histori lokasi yang sering dukunjungi di Google Maps. Mudah kan? [Damai Lestari]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Fantastis, Segini Hadiah Aurora PH usai Juara M7 World Championship 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Januari: Raih Skin Gojo, Banner Jujutsu, dan Diamond
-
Turki Jadi Tuan Rumah MLBB M8 World Championship, Wild Card di Thailand
-
Film Super Mario Galaxy Rilis Lebih Cepat, Trailer Baru Ungkap Kehadiran Yoshi
-
Profil Aurora Light: 'Bro Cahyo' Menyala, Eks Pemain MPL ID Jadi Finals MVP M7 Mobile Legends
-
iQOO 15 Ultra Resmi Meluncur 4 Februari, Bawa Performa Gahar Kelas Monster
-
Harga Diprediksi Lebih Miring, Oppo Find X9s Bakal Bawa Dua Sensor 200 MP
-
Waspada Penjahat Siber Menyebar File Berbahaya Menyamar Sebagai E-Book PDF
-
5 HP Murah RAM 6 GB dan Baterai Besar Rp1 Jutaan, Terbaik Buat Anak Sekolah
-
Bracket M7 Mobile Legends Knockout: Aurora PH Juara, AE Sempat Jadi 'Champion Slayer'