Suara.com - Game Sigma Battle Royale saat ini menjadi topik perbincangan hangat di kalangan gamers, khususnya komunitas Free Fire karena game yang dikembangkan oleh pengembang asal India ini disebut menjiplak Free Fire. Namun, ada beberapa perbedaan Sigma Battle Royale dan Free Fire.
Sigma Battle Royale banyak diunduh oleh para pemain, khususnya di India, setelah game dengan genre battle royale seperti PUBG dan Free Fire dilarang beredar di negara tersebut.
Terlepas dari kesamaannya dengan Free Fire, berikut ini perbedaan Sigma Battle Royale dan Free Fire yang harus diketahui pengguna:
1. Tanggal rilis
Kedua game tersebut tentu memiliki tanggal rilis yang berbeda. Free Fire dirilis terlebih dahulu pada 30 September 2017 sebagai versi beta. Sementara itu, Sigma Battle Royale baru dirilis pada 21 November 2022 sebagai "akses awal".
2. Pengembang
Baik Sigma Battle Royale dan Free Fire dikembangkan oleh dua pengembang yang berbeda.
Free Fire dikembangkan oleh 111 Dots Studio. Sedangkan Sigma Battle Royale dikembangkan oleh Studio Arm Private Limited.
3. Ukuran download
Baca Juga: 3 Fitur Sigma Battle Royale, Game Mirip Free Fire yang Raib di Play Store
Game mobile dengan genre battle royale umumnya memiliki ukuran unduh yang besar. Secara total, Free Fire memiliki ukuran unduh 372MB. Sementara itu, Sigma Battle Royale sekitar 380MB.
4. Mode permainan
Setiap game battle royale memiliki mode permainan yang bisa dimainkan oleh pemain dalam game.
Free Fire saat ini memiliki setidaknya lima mode permainan, yaitu mode solo, mode duo, mode squad, mode mad dog, dan mode death race.
Sementara itu, Sigma Battle Royale diketahui memiliki dua mode permainan, yaitu mode battle royale klasik dengan 50 pemain dan mode pertarungan 4v4.
5. Grafis
Berita Terkait
-
5 Skin Paling Layak Dibeli di Mobile Legends, Jangan Buang-buang Uang
-
10 Epic Skin Paling Keren di Mobile Legends, Gamer Wajib Punya!
-
10 Hero Mobile Legends dengan Skin Paling Sedikit, Duh Kasihan!
-
5 Hero Paling Ganteng di Mobile Legends, Auto Jatuh Cinta!
-
5 Hero Mobile Legends Paling Gampang Dimainkan, Tapi Punya Damage Luar Biasa
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor