Suara.com - Gunung Semeru erupsi pada Minggu (4/12/2022). Hingga saat ini, erupsi Gunung Semeru masih berlangsung dan memaksa ratusan warga untuk bertahan di pengungsian. Gunung Semeru sendiri merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang menyimpan banyak misteri dan mitos.
Ada beberapa mitos Gunung Semeru yang dipercaya oleh masyarakat setempat sejak dahulu kala. Mitos-mitos tersebut muncul dari masyarakat sekitar secara turun-temurun.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini tujuh mitos Gunung Semeru yang mungkin jarang diketahui banyak orang:
1. Danau Ranu Kumbolo
Ranu Kumbolo merupakan salah satu danau yang terletak di kaki Gunung Semeru. Pendaki harus melewati jalur melelahkan untuk mencapai lokasi. Meski termasuk telaga yang eksotis bagi semua orang, konon air Ranu Kumbolo sering digunakan untuk proses ritual keagamaan.
Oleh karena itu, para pendaki gunung dilarang mandi, mencuci, bahkan mendirikan tenda dengan jarak minimal 10 meter dari danau.
2. Ikan mas
Cerita kuno menyebutkan ada seekor ikan mas yang merupakan reinkarnasi dari dewi yang disebut sebagai penjaga keindahan Ranu Kumbolo.
3. Dewi berkebaya kuning
Baca Juga: Jaringan Indosat Kembali Normal Usai Terdampak Letusan Gunung Semeru
Tak hanya ikan mas, ada banyak kisah yang menyebutkan bahwa danau Ranu Kumbolo juga dijaga dan ditunggu oleh seorang dewi. Menurut cerita yang beredar, dewi tersebut kerap muncul dengan kebaya kuning.
4. Tanjakan Cinta
Tanjakan Cinta atau dikenal juga sebagai Bukit Cinta sebenarnya tidak terlalu terjal, namun cukup panjang, sehingga bisa membuat pendaki merasa kelelahan.
Diyakini bahwa jika pendaki melewati rute ini tanpa istirahat dan tidak melihat ke belakang sambil memikirkan sang pujaan hati, maka cinta yang diharapkan oleh pendaki tersebut akan terkabul. Namun sebaliknya, jika pendaki berani menengok ke belakang, maka kisah cinta mereka akan berakhir menyedihkan.
5. Paku Pulau Jawa
Konon, Gunung Semeru adalah paku Pulau Jawa. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini diyakini dipindahkan oleh para dewa untuk menjadi paku dan memberikan keseimbangan bagi Pulau Jawa yang dulunya terombang-ambing di lautan, bahkan ini tertulis dalam Tantu Pagelaran kuno.
Berita Terkait
-
Jaringan Indosat Kembali Normal Usai Terdampak Letusan Gunung Semeru
-
Semeru Erupsi, Jangan Langsung Panik Ikuti 5 Langkah Penyelamatan saat Gunung Berapi Meletus
-
5 Gunung Tertinggi di Indonesia Selain Semeru, Sudah Tahu Semua?
-
Facebook Nyalakan Fitur Safety Check untuk Informasikan Korban Erupsi Gunung Semeru
-
Google Keluarkan Peringatan Bencana Erupsi Gunung Semeru
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?