Suara.com - Riot Games menuntut NetEase atas pelanggaran hak cipta. Mereka menuding kalau Hyper Front adalah game yang meniru Valorant.
Hyper Front sendiri adalah game first person shooter (FPS) 5v5 atau lima versus lima.
Berbeda dengan Valorant yang sejatinya game PC/laptop, Hyper Front adalah game yang dimainkan di ponsel Android atau iOS.
Gugatan Riot ini diajukan ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Inggris dan Jerman.
Ia mengaku, Hyper Front telah menjiplak bagian penting dari Valorant seperti karakter, peta, senjata, skin senjata, dan charms.
Tuduhan ini dibuktikan dengan berbagai screenshot yang dibagikan Riot, yang mana itu menunjukkan kalau unsur Valorant ditiru game NetEase.
Mereka juga menuding kalau NetEase telah memodifikasi Hyper Front saat mengangkat masalahnya secara pribadi dengan perusahaan.
Meski sudah diubah, Riot tetap mengaku kalau itu melanggar hak cipta dan menginginkan game tersebut ditutup.
"Semua pilihan kreatif kami tercermin dalam game NetEase," kata pengacara Riot, Dan Nabel, dikutip dari Eurogamer, Senin (12/12/2022).
Baca Juga: Kolaburasi Xbox - Riot Games, Banjir Benefit di Xbox Game Pass! Buruan Serbu
"Kami tidak berpikir bahwa mengubah warna kemampuan karakter atau sedikit mengubah tampilan visual mengubah fakta bahwa itu adalah pelanggaran hak cipta. Seperti pepatah lama: ada bisa mengoleskan lipstik pada babi, tapi itu tetap babi," tukas dia.
Belum diketahui seberapa banyak pemain Hyper Front saat ini. Namun data dari Google Play Store menunjukkan kalau game ini telah diunduh lebih dari 1 juta kali dan diulas (review) hingga 50.000 kali.
Berita Terkait
-
VCT Stage 2 Challengers Indonesia Hadirkan Juara Baru
-
Windah Basudara Tanggapi Konflik Riot Games dan Moonton
-
Diduga Plagiat League of Legends, Riot Games Gugat Mobile Legends Lagi
-
Tuntut Moonton, Riot Games Permasalahkan Deretan Hero dan Konten Ini
-
Terkait MLBB, Riot Games Tuntut Moonton di Pengadilan AS
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo