Tekno / Internet
Senin, 12 Desember 2022 | 14:22 WIB
Elon Musk memimpin Twitter. [Olivier Douliery/AFP]

Suara.com - Elon Musk dilaporkan mengancam para karyawan Twitter yang terus membocorkan informasi rahasia perusahaan ke media.

Hal ini diungkap oleh Zoë Schiffer dari Platformer yang memperoleh salinan email dari Musk.

Tetapi dia tidak mengunggah dokumen tersebut karena Twitter bisa mencari asal sumber emailnya.

"Seperti yang dibuktikan dengan banyaknya kebocoran informasi rahasia Twitter, beberapa orang di perusahaan kami terus bertindak dengan cara yang bertentangan dengan kepentingan dan melanggar non disclosure agreement (NDA atau perjanjian rahasia) mereka," kata Musk dalam email seperti yang diungkap Schiffer.

"Jika Anda dengan jelas dan sengaja melanggar NDA yang anda tandatangani saat bergabung, anda menerima tanggung jawab sepenuhnya dari hukum dan Twitter akan segera meminta ganti rugi," lanjut Musk, dikutip dari Business Insider, Senin (12/12/2022).

Pegawai Twitter juga dipaksa untuk menandatangi perjanjian tersebut hingga Sabtu pukul 17.00 pacific time (PT).

Kantor Twitter. [Amy Osborne/AFP]

Di laporan lain Twitter tengah menghadapi empat gugatan hukum yang diajukan oleh mantan karyawannya.

Mereka menuding Twitter melakukan praktik tidak adil saat terapkan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sebelum itu, Twitter juga sedang digugat oleh lima mantan karyawan yang menuduh kalau perusahaan tidak mengeluarkan pemberitahuan sebelum PHK massal terjadi.

Baca Juga: Elon Musk Berencana Naikkan Karakter Twitter Jadi 4.000

Load More