Suara.com - Pemilik dan CEO Twitter Elon Musk akan menerapkan amnesti untuk beberapa akun Twitter mulai minggu depan. Kebijakan ini berlaku untuk akun yang sempat diblokir Twitter hingga mereka yang tidak terbukti melanggar hukum atau terlibat dalam spam.
Orang nomor satu Tesla Corporation dan SpaceX itu awalnya mengeluarkan jajak pendapat (polling) lewat akun Twitter untuk meminta pendapat apakah perusahaan harus menawarkan pengampunan tersebut atau tidak.
Hasilnya, lebih dari 72 persen dari total 3,2 juta suara menyetujui usulan amnesti Musk, seperti dilaporkan Engadget, Minggu (27/11/2022).
Elon Musk pun sempat mengaktifkan kembali akun Twitter mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa waktu lalu usai melakukan polling. Tapi Trump masih belum mengunggah tweet baru dan lebih aktif di platformnya sendiri, Truth Social.
Musk juga memulihkan akun komedian Kathy Griffin yang meniru dirinya, hingga tokoh kontroversi seperti Jordan Peterson dan Babylon Bee.
Sementara itu Musk telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke-50 engineer Twitter tanpa pemberitahuan.
Mereka yang dipecat juga ditawarkan pesangon selama empat minggu jika menandatangani perjanjian pemisahan dan mengesampingkan klaim apapun ke Twitter.
PHK massal Twitter juga terjadi usai Musk mengusulkan kepada karyawan untuk bekerja lebih keras. Tercatat ada 1.200 karyawan yang memilih keluar dari total 3.900 orang. Mereka yang diberhentikan juga dijanjikan pesangon selama tiga bulan.
Badai PHK Twitter juga berdampak ke para karyawan kontrak. Bahkan Musk telah memotong tunjangan ke karyawan seperti tunjangan penitipan anak, biaya internet di rumah, hingga pelatihan.
Baca Juga: Harta Elon Musk Anjlok Rp 134 Triliun Hanya Sehari
Langkah ini adalah bagian dari upaya Musk untuk memangkas biaya di Twitter. Disebutkan perusahaan berutang 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dalam pembayaran bunga tahunan atas pinjaman yang Elon Musk ambil ketika membeli Twitter.
Berita Terkait
-
Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?
-
Perempuan di Garda Depan Krisis Iklim, Tapi Masih Minim di Ruang Kebijakan
-
Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir
-
Ekonomi Pancasila Prabowo, Kemandirian Bangsa atau Monopoli?
-
Prabowo Paparkan Arah Ekonomi dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED