Suara.com - Redmi Note 12 Pro Plus dipastikan akan meluncur di luar China untuk pertama kalinya pada 5 Januari 2023 mendatang, demikian diumumkan perusahaan pada Senin (12/12/2022).
Redmi Note 12 Pro Plus, yang pertama kali diperkenalkan di Tiongkok pada Oktober lalu itu akan pertama kali menyapa para konsumen di India. Ponsel ini dikenal dengan kamera 200 MP dengan sensor besar buatan Samsung.
Belum diketahui apakah ponsel ini akan diboyong juga ke Indonesia atau tidak. Jika diluncurkan pun, belum diketahui kapan gawai ini akan diboyong ke Tanah Air.
Tetapi jika melihat sejarahnya, keluarga Redmi Note 12 kemungkinan akan tiba di Indonesia pada Maret tahun depan. Seperti ketika Redmi Note 11 dibawa ke Nusantara pada bulan tiga kemarin.
Meski demikian penting dicatat bahwa, Xiaomi pada tahun ini tidak membawa Redmi Note 11 Pro Plus ke Indonesia. Bisa saja kebijakan yang sama akan berlaku untuk varian tertinggi dari keluarga Redmi Note 12.
Redmi Note 12 sendiri sudah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN dari Kementerian Perindustrian pada November lalu. TKDN sebesar 35 persen adalah salah satu syarat sebuah ponsel bisa dijual di Tanah Air.
Spesifikasi Redmi Note 12 Pro Plus
Desain
Desain Redmi Note 12 Pro Plus lebih halus dan premium ketimbang varian sebelumnya. Layar smartphone ini berukuran 6,67 inci dengan panel OLED yang menampilkan resolusi 2400 x 1080p dan kecepatan refresh 120Hz.
Baca Juga: Beda Xiaomi 13 vs Xiaomi 13 Pro, Dua HP Snapdragon 8 Gen 2 Terbaru dengan Kamera Leica
Dimensi yang ditawarkan oleh Redmi Note 12 Pro Plus yaitu 162,9 x 76 x 9 mm dengan berat sekitar 208 gram.
Performa
Spesifikasi Redmi Note 12 Pro Plus selanjutnya adalah dapur pacu. HP Redmi lini Note ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 1080 yang lebih bertenaga. Komponen tersebut dipasangkan dengan varian RAM 8GB dan 12GB serta penyimpanan 256GB.
Kamera
Redmi Note 12 Pro Plus dibekali kamera utama 200MP buatan Samsung, yang disokong kamera ultra-wide 8MP dan makro 2MP. Sedangkan untuk mengambil selfie, Redmi Note 12 Pro Plus menggunakan kamera depan sebesar 16MP.
Baterai
Redmi Note 12 Pro Plus menggunakan baterai sebesar 5000 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 120W.
Berita Terkait
-
3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
-
Xiaomi Pad 9 Series Siap Guncang Pasar: Bocoran Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 3,2K Terungkap!
-
TV 98 Inci Rp39 Juta Meluncur! Xiaomi Bawa QD-Mini LED dan Gaming 288Hz
-
Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Berfitur Swap Battery?
-
3 Smartwatch Xiaomi Paling Layak Dibeli 2026: Fitur Kesehatan Canggih, Baterai Tahan 21 Hari
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?