Pichai mengatakan pada pertemuan tersebut bahwa perusahaan telah "banyak" merencanakan ruang untuk 2023 dan bahwa ini adalah area di mana perusahaan harus berani dan bertanggung jawab sehingga harus menyeimbangkannya.
Dalam sebuah tweet akhir pekan lalu, CEO OpenAI Sam Altman mengakui bahwa ChatGPT memiliki keterbatasan dan pengguna harus berhati-hati dengan seberapa besar mereka mengandalkan jawaban yang mereka dapatkan.
“Adalah kesalahan untuk mengandalkannya untuk hal penting saat ini,” tulis Altman.
Menurut Dean kepada karyawan, perusahaan memiliki lebih banyak "risiko reputasi" dan bergerak "lebih konservatif daripada startup kecil".
“Kami benar-benar ingin mengeluarkan hal-hal ini menjadi produk nyata dan menjadi hal-hal yang lebih menonjol menampilkan model bahasa daripada di balik sampul, di mana kami telah menggunakannya hingga saat ini,” kata Dean.
Dia melanjutkan dengan mengatakan kamu dapat membayangkan untuk aplikasi seperti pencarian, masalah faktualitas sangat penting dan untuk aplikasi lain, masalah bias dan toksisitas dan keamanan juga sangat penting.
Dean mengatakan, teknologinya tidak sesuai kebutuhan untuk peluncuran luas dan model yang tersedia untuk umum, saat ini memiliki masalah karena AI "dapat mengarang".
Mengenai alat obrolan internal Google yang telah tersedia untuk karyawan, Dean mengatakan bahwa selama pandemi "orang-orang akan mengobrol dengan sistem sebentar dan melakukan percakapan yang menarik ini" saat makan siang.
Pichai mengatakan bahwa 2023 akan menandai "titik belok" untuk cara AI digunakan untuk percakapan dan pencarian.
Baca Juga: CEO Google Buka Suara soal Isu PHK Massal
“Kami dapat berkembang secara dramatis serta mengirimkan barang baru,” katanya.
Berita Terkait
-
CEO Google Bidik Pasar Indonesia, Ingin Perdalam Kerja Sama
-
MIUI 14 Menghadirkan Xiao AI 6.0 dengan Fitur Pixel Call Assistant dan Lainnya
-
Cara Pakai ChatGPT, AI Cerdas yang Ramai Jadi Kontroversi
-
Google Rayakan Ulang Tahun Donald Pandiangan Lewat Doodle Keren, Kenang Jasa Robin Hood Indonesia
-
Google Siapkan Rp 26,5 Miliar untuk Berantas Misinformasi Pemilu 2024
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar