Suara.com - Para pejabat pemerintah Amerika Serikat dilarang menginstal TikTok di ponselnya. Hal ini pun resmi disahkan lewat undang-undang baru yang ditekan Presiden AS Joe Biden.
Alasan TikTok dilarang dipakai para pejabat AS karena aplikasi milik ByteDance tersebut dianggap memata-matai data pengguna AS. Untuk itulah Undang-Undang baru disahkan agar melarang TikTok di HP pejabat pemerintah.
TikTok kini tidak diperbolehkan muncul di ponsel para pejabat Gedung Putih, di sebagian besar kalangan militer, Departemen Keamanan Dalam Negeri, hingga Pemerintah Negara Bagian.
Melansir Tech Times, Minggu (1/1/2023), pemerintah AS mengaku khawatir kalau TikTok dapat digunakan oleh pemerintah China untuk mendapatkan akses ke ponsel tersebut hingga mengambil data pengguna AS.
Dengan itu maka pejabat pemerintah harus menghapus TikTok dari ponsel mereka dalam waktu sekitar dua bulan ke depan.
Menanggapi itu, juru bicara TikTok mengaku kecewa karena kongres telah mengeluarkan undang-undang tersebut. Ia menilai kalau itu hanyalah produk politik yang tidak akan memajukan kepentingan keamanan nasional AS.
Kebijakan pelarangan TikTok itu mendapatkan pro kontra dari berbagai kalangan. Beberapa organisasi yang fokus di privasi digital menyatakan kalau memang ada kmeungkinan kalau China bisa memanfaatkan TikTok untuk kepentingannya sendiri.
Namun itu juga tidak menutup kemungkinan kalau aplikasi dan layanan lain melakukan hal sama seperti TikTok, termasuk buatan AS.
Baca Juga: Mengenal Sosok Nirwana Selle, Seleb TikTok yang Tewas Terbakar di Tambang Nikel
Berita Terkait
-
Mengerikan! Tahun 2023 Diramalkan Baba Vanga Kemungkinan Terjadi PD III Sampai Badai Matahari
-
Review Build Beatrix TikTok ala Bang Xinn, Damage Ngeri Auto Winn Lah Manis!
-
Profil Fajar Sad Boy, Remaja Melow yang Viral di TikTok dan Kabarnya Seorang Hafidz Quran
-
Apa Itu Cuffing Season? Viral di Tiktok gara-gara Lagu Big Boy - SZA
-
Liburan Telah Tiba, Ini Daftar 10 Pantai di Dunia Paling Populer di TikTok, Ada Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban