Suara.com - Para peneliti dari Aomori, Jepang, memulai penelitian untuk mempelajari cara menghasilkan sumber listrik dari salju sebagai sumber energi terbarukan.
Melalui proyek bersama, startup yang bergerak di bidang teknologi dan infromasi Forte Co dan University of Electro-Communications sedang berupaya membangkitkan turbin dengan energi yang dihasilkan saat cairan didinginkan oleh salju yang tersimpan kemudian diuapkan oleh panas udara di sekitarnya.
Para peneliti memulai uji coba di sebuah kolam renang sekolah dasar yang lama ditinggalkan untuk mengeksplorasi perbedaan suhu antara salju yang tersimpan dan udara di sekitarnya untuk bisa dimanfaatkan.
“Salju telah diperlakukan sebagai gangguan, tetapi kami dapat memanfaatkannya dengan baik,” kata seorang pejabat kota, dikutip dari JapanToday, Selasa (10/1/2023).
Penelitian lebih lanjut untuk melestarikan salju serta jumlah listrik yang dapat dihasilkan akan dilakukan sebelum produksi listrik dimulai pada musim semi.
Menurut Forte, tantangannya termasuk menemukan fasilitas berskala besar untuk menyimpan salju serta mengamankan udara panas selama musim dingin.
Untuk mendapatkan perbedaan suhu yang besar, perusahaan akan mempertimbangkan untuk menggunakan panas dari sumber air panas.
“Ini adalah sumber energi terbarukan yang unik untuk wilayah dengan salju lebat. Ini juga akan mengarah pada penciptaan industri baru,” kata Jun Kasai, Kepala Forte.
Baca Juga: Duh! Cuma Andalkan Teknologi Pengenal Wajah, Polisi Salah Tangkap Pencuri Tas Mewah
Berita Terkait
-
Teknologi Terbaru Lenovo Project Chronos, Menangkap Gerak Tanpa Headset
-
Duh! Cuma Andalkan Teknologi Pengenal Wajah, Polisi Salah Tangkap Pencuri Tas Mewah
-
Tilang Manual Diusulkan Diterapkan Lagi, Teknologi Tilang Elektronik Diklaim Kurang Efektif
-
Teknologi Pengisian Cepat Ini Bisa Isi Baterai 100 Persen Hanya 8 Menit, Cetak Rekor!
-
Mengenal Apa Itu Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Tangkal Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud