Suara.com - Sedang mencari link baca One Piece 1073? Dapatkan aksesnya dalam artikel berikut.
Chapter terbaru One Piece bakal rilis dalam waktu dekat. Maka dari itu, simpan link baca One Piece 1073 berikut agar kalian tidak ketinggalan kelanjutan cerita kru bajak laut Topi Jerami.
Jika sesuai rencana, One Piece 1073 akan tersedia pada akhir pekan ini (29/1/2023). Hal ini sebagaimana diumumkan dalam situs Mangaplus Shueisha, selaku situs resmi baca manga One Piece.
Pastikan kalian hanya mengakses One Piece hanya dari situs atau platform resmi. Sebab pembaca bakal mendapat terjemahan bahasa Indonesia yang akurat.
Selain itu, kualitas gambar dalam manga One Piece pun akan jelas. Bukan dari hardcopy komik yang difoto atau scan buram.
Link baca One Piece 1073 dapat diakses di: https://mangaplus.shueisha.co.jp/titles/100140
Dalam situs tersebut tersedia pula terjemahan dalam berbagai bahasa asing. Mulai dari bahasa Inggris, Spanyol hingga Prancis.
Spoiler One Piece 1073
Lalu apa saja kisah yang bakal terjadi di One Piece chapter terbaru ini? Jika sudah tidak sabar menanti tersedianya link baca One Piece 1073, kalian dapat melanjutkan membaca spoiler berikut.
Baca Juga: 'Ga Ada Obatnya' Aura Kasih Cosplay Karakter Anime, Penampilannya Tuai Pujian
Pada cerita terakhir, chapter 1072, ada adegan yang membuat banyak fans One Piece penasaran. Pasalnya, Vegapunk ternyata menyimpan rahasia dan perjanjian dengan Kuma yang tidak bisa diungkapkan kepada siapapun, termasuk Jewelry Bonney.
Pada chapter 1073, Eiichiro Oda akan membeberkan kelanjutan kisah Bartholomew Kuma yang sebenarnya. Bagaimana Kuma pernah menjadi seorang raja, bajak laut, pendiri pasukan revolusioner, budak hingga diubah menjadi cyborg.
Tak hanya soal Kuma, ada karakter yang tiba-tiba muncul di akhir bab yang juga menarik diketahui. Dia adalah Stussy.
Apalagi menurut bocoran di media sosial, judul One Piece chapter 1073 adalah Miss Buckingham Stussy. Artinya, Oda bakal menceritakan banyak hal tentang Stussy.
Stussy muncul dengan menyerang Kaku dan Rob Lucci. Stussy menggigit Kaku dan membuatnya tertidur dan dilanjutkan dengan serangan Rob Lucci ke sesama anggota CP0.
Hal ini membuat Stussy merupakan kloning pertama yang dibuat oleh ilmuwan MADS yang membuat Rob Lucci kaget dan akhirnya pun dibuat tertidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon