Pengguna mengonsumsi lebih banyak konten online yang meningkatkan permintaan lalu lintas dan juga kebutuhan pasokan untuk penerbit, yang mengakibatkan kemungkinan penipuan iklan.
"Di sini, AI mengurangi penipuan yang membantu pengiklan memilih jaringan yang terintegrasi dengan alat anti-penipuan yang mengekang praktik manusia pada tahap awal siklus hidup kampanye dan mendorong lalu lintas asli yang berkualitas," kata dia.
2. Membahayakan Reputasi Merek
Kadang-kadang manajer pertumbuhan saat menganalisis dan mendeteksi penipuan mendapatkan positif palsu yang merupakan tantangan paling menakutkan bagi mereka.
Mungkin, ini menjadi mungkin dengan memanfaatkan teknologi yang lebih rendah yang sering menandai sejumlah besar pengguna asli atau lalu lintas nyata sebagai penipuan.
"Ini memiliki banyak potensi dalam merusak reputasi merek karena menghasilkan peluang penjualan yang menyesatkan," ungkap Edo Fernando.
Dalam skenario seperti itu, Laporan Granular melalui AI dapat membantu pemasar menghemat anggaran periklanan mereka dengan efektivitas dalam kinerja kampanye juga.
3. Kurangnya Identifikasi
Ini adalah salah satu tantangan yang paling memprihatinkan bagi pengiklan karena kurangnya identitas penipu saat mendeteksi sumber lalu lintas bot yang menjadi lebih sulit karena evolusi dalam protokol privasi online.
Namun, hal ini dapat diatasi melalui algoritme pencegahan penipuan AI, yaitu Post Click karena bermanfaat dalam mengidentifikasi IVT (lalu lintas tidak valid).
Ada berbagai jenis penipuan iklan seperti Pencurian Identitas, Phishing, Lalu Lintas Bot, Spoofing SDK, Penumpukan Iklan, Spoofing Domain, Pemasukan Piksel, Pemasukan Cookie, dan Banjir Klik, dll.
Teknologi AI dan ML dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko dengan lebih baik karena perilaku manusianya yang proaktif memungkinkan merek untuk berkembang dan mempertahankan sistem digital dan adtech memblokir penipuan iklan.
Ini juga membantu mengurangi risiko positif palsu dan melindungi pengiklan dan penerbit yang sah.
Industri periklanan layak dimintai pertanggungjawaban untuk memastikan bahwa praktik penipuan ini benar-benar diberantas.
"Kami di Xapads menangani penipuan iklan dengan sangat serius dan memahami ancaman yang ditimbulkannya terhadap kampanye sehingga untuk menutup celah penipuan melalui mesin AI/ML terprogram kami Xerxes, kami dapat melihat aktivitas terkait kampanye secara real-time yang membantu melindungi dari aktivitas mencurigakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Waspada! Pencarian Google Iklankan Akun Amex Palsu
-
Film Erotis Jadul Dibuat Ulang, Gunakan Teknologi AI
-
Rilis Tahun 2021, Huawei Siapkan Kontrol Drone dengan Teknologi AI
-
Jepang Jadikan Teknologi AI sebagai Mak Comblang Menjodohkan Warganya
-
Canggih! Teknologi AI Prediksi 96 Persen Kasus Pneumonia Terkait Covid-19
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek