Suara.com - Voice over yang khas, menjadi salah satu magnet yang perlu dimiliki oleh content creator. Namun, jika ingin melakukan voice over dengan hasil yang baik, setidaknya perlu memperhatikan beberapa hal penting, seperti menyesuaikan karakter suara dengan personal branding, membaca script, menyesuaikan intonasi, peralatan rekam suara, serta tools editing audio.
Menjadi seorang content creator yang sekaligus bisa melakukan voice over memang membutuhkan effort lebih. Selain membutuhkan modal suara, butuh peralatan yang mendukung untuk proses rekamannya dan tentunya butuh effort tenaga serta waktu.
Apalagi di bulan puasa seperti saat ini, semakin banyak berbicara tentu akan membuat semakin haus. Nah, seiring perkembangan teknologi, saat ini para content creator tidak perlu khawatir karena kebutuhan voice over dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan praktis.
Dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), Text-to-Speech (TTS) Widya Wicara menawarkan kemudahan dalam melakukan voice over. Pilihan suara yang ditawarkan pun beragam, yaitu terdapat 7 pilihan suara.
Adanya pilihan suara yang beragam, akan mempermudah content creator ataupun orang yang ingin membuat konten untuk menyesuaikan karakter suara dengan isi kontennya.
“Voice over menggunakan TTS Widya Wicara, hanya perlu menuliskan teks yang akan disintesis menjadi suara. Dengan begitu, tentunya akan menghemat waktu rekaman dan tidak perlu mengulang ketika terjadi kesalahan saat membaca.”, ujar Defi Ariyani selaku Business Development di Widya Wicara.
TTS Widya Wicara pun memiliki fitur untuk mengatur tinggi-rendahnya nada dan kecepatan suara yang ingin dihasilkan. Sehingga dapat menyesuaikan dengan ‘mood’ yang ingin dibangun pada konten.
“Orang akan lebih tertarik kalau konten itu punya suara yang khas, entah lucu, berwibawa, pokoknya sesuatu yang unik. Mereka akan lebih betah nonton videonya,” imbuh Defi.
Tak hanya kualitas suara, TTS Widya Wicara juga menawarkan harga yang sangat terjangkau. Apalagi dengan fitur yang lengkap, seperti dapat membaca tanda baca dengan jelas, mengeja akronim, dan membaca angka tanpa harus dieja.
Jadi, sudah tidak ada lagi alasan ribet atau susah untuk memberikan voice over di setiap video. Para content creator bisa produktif dengan TTS Widya Wicara, melakukan voice over pun terasa lebih mudah, cepat, dan praktis.
Berita Terkait
-
Robby Purba Akui Susah Jadi Dubber Film Animasi, Ini 5 Tips untuk Jadi Voice Actor
-
Kerja di Rumah Gajinya Wah? Suara Network Jabar Buka Loker Conten Writer, Simak Caranya
-
Bikin Ngiler! Simak Resep Ayam Goreng Serundeng yang Wajib Kamu Coba
-
5 Bot Teks to Voice Cocok Buat Dubbing dan Voice Over
-
Sempat Tak Percaya Akan Diborong Dagangannya, Penjual Kembang Tahu Langsung Diserbu Ojol
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF