Body yang ramping juga memberikan tampilan keseluruhan yang indah dan menyatu dengan beragam interior rumah.
Tanpa hardware tambahan, TV ini mampu secara otomatis mendeteksi smart device di sekitarnya dan menyambungkan TV dengan simpel, menjadi IoT Hub untuk mengelola berbagai perangkat IoT dengan mudah.
Ini dimungkinkan oleh aplikasi SmartThings, yang juga mampu menghubungkan Samsung Smart TV dengan perangkat merk non-Samsung yang tersertifikasi Matter.
Semua ini bisa dikelola dengan SolarCell One Remote yang eco-conscious, dapat di-charge dan terbuat dari bahan plastik daur ulang, dan kini berukuran lebih ringkas dan nyaman di genggaman tangan.
Dengan Relumino Mode, Neo QLED 8K akan menebalkan garis pada setiap adegan dan juga meningkatkan kontras dan warna, membantu penyandang low vision untuk lebih menikmati konten favorit mereka.
Hiburan dan gaming sinematik bersama Neo QLED 4K
Samsung juga meluncurkan Neo QLED 4K dengan sejumlah peningkatan fitur dan beberapa ukuran layar, dari ukuran 43 dan 50 inci yang mantap untuk gaming, sampai dengan ukuran 85 dan 98 inci.
Samsung Neo QLED 4K hadir dengan kualitas gambar yang spektakuler berkat Neural Quantum Processor 4K yang mampu melakukan upscaling konten menjadi setara 4K.
Teknologi Quantum Matrix Technology dengan Quantum Mini LED dan Shape Adaptive Light Control di Neo QLED 4K akan menghasilkan kualitas gambar lebih tajam dan jernih.
Baca Juga: Setelah Samsung, Apple Larang Penggunaan ChatGPT di Tempat Kerja
Nikmati pengalaman audio yang sinematik dengan multi speaker yang sudah didukung Dolby Atmos dan juga dilengkapi OTS+ untuk sound yang dinamis mengikuti adegan yang sedang ditayangkan.
Dengan EyeComfort Mode, nikmati konten-konten favorit tanpa membuat mata cepat lelah dan fitur Anti Reflection membuat konten bisa dinikmati tanpa gangguan pantulan cahaya.
Neo QLED 4K juga dilengkapi Multi View, yang memungkinkan layar di-split menjadi 2 dan menampilkan 2 konten yang berbeda dalam satu waktu, membuat keluarga bisa menikmati manfaat penuh dari layar luas Neo QLED 4K.
“Untungnya Multi View dari Neo QLED 4K bisa membagi layar TV, jadi aku bisa lihat dua konten dalam satu TV. Biar makin seru, aku tinggal hubungkan dua set Galaxy Buds2 Pro," kata Sandra Dewi.
Dia menambahkan, tiap anak bisa dengerin audio sesuai konten mereka dan mengontrol sendiri volumenya melalui Galaxy Buds masing-masing.
Neo QLED 4K juga dirancang untuk memuaskan passion para gamer, fitur Motion Xcelerator Turbo Pro akan membuat game racing dengan kecepatan tinggi bisa dimainkan dengan grafis yang lancar tanpa efek patah-patah.
Game adventure maupun RPG bisa dimainkan dalam settingan grafis tinggi tanpa lag, didukung AMD FreeSync Premium Pro yang akan membuat frame rate TV dan GPU tersinkronisasi dengan baik.
Super Ultrawide Game View juga memberikan lebih banyak pilihan area game, dengan pilihan rasio 16:9, 21:9, dan 32:9. Optimalkan juga Multi View dimana gamer bisa mengasah skillnya dengan main di satu layar sambil mempelajari walkthrough gameplay di YouTube di layar yang lain.
Neo QLED 4K pun mudah disambungkan ke berbagai konsol game, sebab TV ini sudah dilengkapi dengan 4 port HDMI 2.1.
Game Bar yang menampilkan shortcut menu gaming dalam satu panel pada Neo QLED 4K juga mengalami peningkatan ke versi 3.0 dengan fitur-fitur baru.
Seperti Minimap Zoom yang membantu gamer memiliki visibilitas yang lebih baik, yakni hadirnya mini-map yang sudah diperluas ke rasio 16:9, lalu Minimap Sharing untuk pengalaman gaming secara multiscreen tanpa pengaturan yang rumit, dan Virtual Aim Point untuk membidik target dengan lebih baik dalam permainan First-Person Shooter (FPS).
“Neo QLED 4K ini TV paling nyaman buatku main game console. Aku suka banget fitur Game Bar. Ada MiniMap Zoom yang bisa pinpoint area peta game yang ingin aku tuju, terus biar bidikan tepat sasaran, bisa pakai Virtual Aim Point, kesempatan untuk menangin game jadi lebih tinggi,” kata Vonzy Felicia, professional gamer.
Streaming lebih imersif di Samsung OLED
Layar Samsung OLED tersusun dari 8 juta self-lit pixel, menghadirkan warna hitam yang pekat dan warna putih yang jernih, serta warna-warna yang hidup.
Samsung OLED sudah tervalidasi Pantone, yang berarti pengguna akan menyaksikan warna-warna yang mendekati realita, menikmati pengalaman yang imersif dengan ekspresi warna yang lebih autentik.
Samsung OLED juga hadir dengan teknologi Neural Quantum Processor 4K dan 4K AI Upscaling yang cerdas untuk mengubah konten berkualitas lebih rendah menjadi setara 4K.
Dengan mengombinasikan 20 neural network, prosesor yang ditenagai oleh AI itu akan menganalisis setiap gambar, mengatur level brightness dan meningkatkan kontras dengan Quantum HDR OLED+.
Kecerahan gambar ini berpadu dengan audio yang imersif dan dinamis dari True Dolby Atmos dan Object Tracking Sound+ yang dapat berharmonisasi dengan Samsung Soundbar melalui fitur Q-Symphony 3.0, membuat streaming film petualangan atau blockbuster semakin megah dan imersif.
Streaming episode demi episode seri kesayangan tak membuat mata kelelahan, sebab Samsung OLED juga sudah dilengkapi EyeComfort Mode.
“Eye comfort modenya punya mode Sunrise dan Sunset, yang bisa sesuain tone warna dan kontras layar di kamarku. Satu lagi yang bikin aku makin suka sama Samsung OLED, Infinity One design-nya super ramping, dan Attachable Slim One Connect bikin semua kabelnya tertata, kamar aku jadi lebih rapi,” kata Vonzy Felicia.
Kemudahan Hidup dari Super Smart TV+
Samsung Super Smart TV+ adalah TV digital dengan konektivitas Wi-Fi yang built-in.
Samsung Super Smart TV+ memiliki pilihan resolusi layar HD, Full HD, hingga Ultra HD (4K) yang menghadirkan visual yang jernih dan mendetail dengan reproduksi warna yang menakjubkan.
Dan tak hanya dapat dikontrol dengan One Remote yang bisa di-charge, konsumen juga bisa menggunakan perintah suara dengan Bixby untuk mengoperasikan TV ini.
Super Smart TV+ juga dapat digunakan sebagai pengganti PC, mendukung mereka yang perlu bisa bekerja dari mana saja, termasuk dari rumah.
Pengguna bisa menghubungkan keyboard dan mouse ke TV, menjadikannya bak PC untuk mengerjakan berbagai dokumen kerja dari cloud di layar yang lebih luas.
Dengan easy connect, pengguna bisa menghubungkan Super Smart TV+ dengan berbagai perangkat Bluetooth untuk mendengarkan musik kapan saja.
Atau bagi pecinta game, nikmati mobile gaming yang seru di Samsung Super Smart TV+. Cukup dengan fitur Smart View atau Tap View, mobile game di smartphone bisa langsung dimainkan di layar TV yang lebih luas.
Jajaran Samsung Smart TV 2023 telah tersedia di toko online Samsung.com/id dan gerai retail Indonesia. sebagai berikut:
- Samsung Neo QLED 8K tersedia dalam model QN900C (85 inci), QN800C (75 inci), QN700C (65 inci dan 55 inci) pada harga Rp 27.999.000 – Rp 129.999.000.
- Samsung Neo QLED 4K tersedia dalam model QN90A (98 inci), QN90C (85, 75, 50, dan 43 inci), dan QN85C (65 dan 55 inci) pada harga Rp 13.499.000 – Rp 99.999.000.
- Samsung OLED tersedia dalam model S90C (77, 65, dan 55 inci) dan S95C (65 inci) pada harga Rp 24.999.000 – Rp 69.999.000.
- Samsung Super Smart TV+ hadir dalam Crystal UHD CU8000 43 dan 50 inci, T4503 32 inci, dan T6500 43 inci pada harga Rp 2.599.000 – Rp 7.499.000.
Berita Terkait
-
TCL Series Q6 Google TV dengan Layar Ciamik Gebrak Pasar Indonesia
-
5 Keuntungan Memakai HP Samsung, Gas Beli Kalau THR Sudah Cair!
-
Model Baru Samsung Galaxy A23 5G Punya RAM 8GB, Performa Lebih Lancar
-
Tips Bikin Gaming dan Streaming di Galaxy A34 5G, Gampang Banget!
-
Penjelasan Samsung soal Desain Galaxy A54 5G Mirip HP Mahal Galaxy S23
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN