Suara.com - Sebagai bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), Tri meluncurkan kampanye bertajuk ‘Jelajah Tri’ bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara baru-baru ini.
Tri memperluasan jangkauan dan meningkatkan kualitas jaringan untuk memenuhi kebutuhan internet para penggunanya.
Dengan selesainya integrasi jaringan yang telah dilakukan, Tri telah memperluas cakupan jaringannya dengan menambah jumlah sites dua kali lipat dari jumlah sites tahun lalu.
Dengan penambahan ini, jaringan Tri telah mencakup 402 kecamatan, dan 3.805 kelurahan/desa.
Layanan Tri telah menjangkau lebih dari 92 persen masyarakat di Pulau Lombok.
Dengan peningkatan kecepatan jaringan hingga dua kali lipat, Tri siap untuk mendukung berbagai aktivitas digital pelanggan, seperti video streaming dan gaming.
Melihat potensi digital Generasi Z di Lombok, Tri datang untuk memenuhi kebutuhan akan internet yang terus meningkat seiring dengan perkembangan dunia digital.
Sebanyak 25 persen Generasi Z di Lombok gemar membagikan konten tentang lokasi wisata di media sosial dan menjelajahi berbagi lokasi wisata baru menarik yang belum banyak diketahui, dengan memberikan label ‘hidden gems.
Untuk mendukung kegemaran Generasi Z dalam bermedia sosial, Tri memperkenalkan Happy Jumbo spesial untuk masyarakat di wilayah Nusa Tenggara.
Baca Juga: Wajah Baru 32 Gerai IM3 Lebih Terdigitalisasi
Kartu Perdana Happy Jumbo menghadirkan kuota data yang besar dan harga terjangkau yakni Happy Jumbo 30GB masa aktif 30 hari (1GB per hari) dengan harga spesial Rp 35.000 dan Happy Jumbo 60GB masa aktif 30 hari (2GB per hari) dengan harga spesial Rp 60.000 dengan tambahan bebas akses aplikasi WhatsApp.
Selain itu tersedia juga paket isi ulang Happy Jumbo sesuai kebutuhan harian, mingguan dan bulanan dengan total kuota hingga 60GB yang lebih hemat mulai dari Rp 10.000.
Kuota yang diberikan adalah kuota lokal khusus Nusa Tenggara. Kartu Perdana dan isi ulang Happy Jumbo ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati kemudahan akses internet dan komunikasi dengan jaringan Tri yang hemat dan cepat.
Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan, program ‘Jelajah Tri’ semakin mendekatkan Tri dengan masyarakat, menghubungkan satu sama lain, serta memberikan pengalaman yang lebih luas kepada masyarakat untuk menjelajahi dan membuka lebih banyak peluang di dunia digital.
"Rangkaian kegiatan Tri Happy Ride dan Tri Happy Festival juga menjadi pengalaman langsung yang berkesan bagi masyarakat untuk merasakan jaringan Tri yang andal dan terjangkau,” ujarnya.
Tri turut mengajak masyarakat dan komunitas setempat dalam kegiatan Tri Happy Ride, yang juga merupakan rangkaian kampanye ‘Jelajah Tri’.
Kegiatan riding motor Tri Happy Ride memberikan kesempatan kepada masyarakat dan komunitas untuk merasakan langsung jaringan Tri yang mendukung aktivitas digital mereka, sambil menjelajahi keindahan alam dan budaya lokal.
Riding motor ini menempuh rute dengan beberapa titik ikonik di Pulau Lombok, dimulai dari Taman Sangkareang, lalu berlanjut ke Kota Tua Ampenan, Bundaran Gerung, Alun-alun Praya, Taman Udayana, hingga kembali lagi ke Taman Sangkareang.
Menyambung keseruan riding motor, panggung Tri Happy Festival juga akan hadir untuk menghibur masyarakat setempat dengan penampilan stand-up comedian, hiburan musik, serta berbagai sajian kuliner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi