Suara.com - Twitter atau yang kini dikenal sebagai X, pada pekan ini mulai memungut bayaran dari para penggunanya. Kebijakan baru ini sudah diterapkan di Selandia Baru dan Filipina mulai Selasa 17 Oktober kemarin.
Dalam pernyataan resminya X mengumumkan bahwa pengguna harus membayar 1 dolar AS atau sekitar Rp 15.700 per tahun untuk bisa menge-tweet, retweet dan bahkan untuk membubuhkan Like.
Hanya mereka yang masuk ke X untuk membaca, melihat foto, menonton video dan mem-follow akun saja yang boleh menggunakan platform milik Elon Musk tersebut secara gratis.
Alasan Twitter menerapkan aturan baru tersebut adalah untuk memerangi akun-akun bot dan penyebar spam.
Rencananya biaya berlangganan Twitter akan berbeda di seluruh dunia. Untuk di Selandia Baru dan Filipina, tempat uji coba digelar, bayaran hanya dipungut dari pengguna yang baru membuat akun. Pengguna lama belum terdampak.
Ini merupakan kebijakan terbaru yang diterapkan Musk dalam upayanya untuk meraup untung dari X, sejak ia membeli media sosial tersebut seharga 44 miliar dolar AS pada tahun lalu.
Sial bagi Musk, sejak diambil alih pendapatan Twitter terus turun.
Sebelumnya Musk telah meluncurkan akun X premium, yang para pelanggannya mendapatkan centang biru, bisa menge-tweet lebih panjang dan bahkan bisa mengedit postingan.
Baca Juga: Twitter Tidak Lagi Gratis, Mau Cuit Harus Bayar Segini ke Elon Musk
Tag
Berita Terkait
-
Kenapa Video Porno Tidak Dilarang di Twitter? Bertebaran 'Perempuan Seksi' di Trending Topic
-
Kronologi Perseteruan Farida Nurhan vs Codeblu hingga Viral di Twitter
-
Tarif PSK Perawan di Jakarta Asuhan Mami Icha Seharga iPhone 11, Open BO di Twitter X
-
Rempang Trending di Twitter: Proyek PSN Tuai Sorotan, Capai 80 Ribu Cuitan
-
Fitur Baru WhatsApp Channel Meluncur Global, Mirip Twitter
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI