Suara.com - Twitter menjadi media sosial yang digunakan oleh banyak orang dari berbagai Negara, termasuk Indonesia karena kecepatan update informasi terkini. Akan tetapi, kenapa video porno tidak dilarang di Twitter?
Melalui Twitter, biasanya kita menjumpai daftar trending topic atau topic yang sedang hangat dibahas oleh warganet di jagat media sosial. Namun yang membuat kesal, biasanya saat membuka trending topic, yang muncul malah foto-foto perempuan seksi hingga video porno.
Bukan hanya foto-foto perempuan seksi, di Twitter juga mudah menemukan berbagai konten video berbau pornografi. Hal ini pun kemudian mengundang tanya, kenapa video porno tidak dilarang di Twitter? Untuk mengetahuinya, berikut ini ulasannya.
Alasan Banyak Video Porno di Twitter
Mengenai kenapa video porno tidak dilarang di Twitter, sebenarnya pihak Twitter telah menerbitkan aturan kebijakan tentang larangan konten vulgar atau konten ketelanjangan melalui akun resminya yang dirilis Maret 2023 lalu.
Aturan dan kebijakan Twitter yang kekinian bernama X ini dapat membatasi tersebarnya video porno, video bokep dan segala konten yang berkaitan dengan pornografi.
Dalam kebijakan tersebut menyebutkan bahwa pengguna Twitter tidak diperbolehkan untuk memposting dan membagikan media atau konten yang bersifat vulgar/kekerasan/ketelanjangan dewasa serta perilaku seksual.
Meskipun begitu, pengguna X Twitter umumnya ingin memperlihatkan dan membagikan apa-apa yang sedang terjadi di dunia baik itu berupa gambar maupun video sebagai bentuk percakapan.
Tidak jarang informasi dan konten yang dibagikan tersebut masuk dalam topik sensitif atau dapat dikategorikan dalam konten vulgar/ketelanjangan dewasa.
Baca Juga: Profil Sony Tulung, Eks Presenter Family 100 yang Hampir Terjerat Bisnis Film Porno
Oleh karena itu, pihak Twitter tetap memberikan izin bagi para pengguna Twitter untuk tetap bisa memperlihatkan dan membagikan jenis media sensitif ini. Pengguna X atau Twitter dilarang memasukkan konten vulgar atau ketelanjangan dewasa dan perilaku seksual ke bagian yang banyak diakses di X.
Contohnya, konten sensitif dilarang diunggah dalam:
- video langsung
- profil
- header
- gambar banner Daftar
- atau foto sampul Komunitas
Namun pihak Twitter tidak menyebutkan larangan postingan konten vulgar di bagian media foto, tautan atapun video singkat. Cara lain yang diambil X untuk membatasi semakin banyaknya video porno di lini masa, mereka juga menyediakan fitur untuk menyembunyikan konten sensitif tersebut.
Jika Anda merasa konten yang Anda bagikan mengandung konten sensitif, Anda bisa menggunakan tandai konten tersebut sebagai konten sensitif. Dengan demikian, konten gambar atau video yang Anda bagikan akan dilabeli dengan label ‘konten sensitiif’.
Dengan adanya fitur ini, pengguna Twitter yang tak ingin melihat konten sensitive jadi dapat menghindarinya. Selain itu, pihak Twitter juga membatasi penayangan konten sensitif tertentu untuk pengguna yang berusia di bawah 18 tahun.
Mengenai aturan kebijakan Twitter tentang konten vulgar/ketelanjangan dewasa/perilaku seksual ini, tertuang dalam rules and policies. Untuk selengkapnya, bisa dilihat melalui link berikut ini.
https://help.twitter.com/id/rules-and-policies/media-policy
Demikian ulasan mengenai kenapa video porno tidak dilarang di Twitter yang kerap meresahkan para pengguna Twitter. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Pendaftar Ganda Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Bakal Langsung Dicoret, Ini Syarat Lengkapnya
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia