Suara.com - CEO Qualcomm secara resmi menyatakan Exynos Application Processor (AP) akan dipasang di smartphone premium generasi berikutnya Samsung Electronics seri Galaxy S24 yang akan dirilis awal tahun depan.
Meski pemberitaan terkait telah beberapa kali diberitakan melalui pemberitaan media dalam dan luar negeri, namun baru kali ini pernyataan kredibel dari tokoh industri dilontarkan.
CEO Qualcomm, Cristiano Amon, mengatakan dalam jumpa pers yang diadakan segera setelah pengumuman pendapatan untuk kuartal keempat tahun fiskal 2023 (Juli-September 2023).
“Galaxy S24 akan segera dirilis dan Qualcomm memiliki pangsa pasar mayoritas (dalam hal muatan). Kami berharap bisa mengambil (saham mayoritas),” ujarnya dilansir laman Thelec.kr, Jumat (3/11/2023).
CEO Qualcomm Alex Rogers yang hadir pada pertemuan hari itu juga mengatakan, pangsa pasar perusahaan yang tinggi akan terus dipertahankan.
Pernyataan Samsung yang disampaikan petinggi Qualcomm ini berawal dari pertanyaan peneliti JP Morgan, Samik Chatterjee.
Peneliti Chatterjee mengatakan bahwa produsen ponsel pintar Android besar seperti Samsung Electronics (termasuk Huawei) memperluas penggunaan chip mereka sendiri, dan menanyakan bagaimana pangsa AP di ponsel pintar Samsung akan berubah di masa depan.
Jawaban CEO Amon tentang 'pangsa pasar mayoritas' dapat diartikan sebagai pengakuan resmi atas laporan dan kabar yang ada bahwa Galaxy S24 akan dibekali Snapdragon dan Exynos secara paralel.
Divisi nirkabel Samsung Electronics telah dilengkapi dengan Snapdragon dan Exynos secara paralel hingga Galaxy S22.
Baca Juga: Ketinggalan, Samsung Dirumorkan Bakal Tingkatkan Pengisian Daya di Seri Galaxy Berikutnya
Namun, masalah pemanasan Exynos muncul pada model S22. Pada akhirnya, Exynos dikeluarkan dari model Galaxy S23 yang dirilis awal tahun ini dan Qualcomm memonopoli volume tersebut.
Menurut industri, model S24 dan S24 Plus yang akan dirilis awal tahun depan akan dibekali Snapdragon dan Exynos secara paralel, dibagi berdasarkan wilayah.
Namun dipastikan hanya Snapdragon yang disertakan dalam Ultra, sebagai model termahal.
Divisi Sistem LSI, yang mengalami kesenjangan pasokan selama setahun terakhir, telah memutuskan untuk melanjutkan pasokan AP menjelang musim personel akhir tahun.
Peningkatan kinerja yang signifikan diperkirakan akan terjadi mulai kuartal keempat.
Park Yong-in, Head of System LSI Business Department (President) Samsung Electronics, disebut-sebut begitu putus asa hingga ia secara pribadi melakukan aktivitas penjualan untuk memasang Exynos 2400 AP baru di Galaxy S24 sejak awal tahun ini.
Berita Terkait
-
Oppo Find N3 Flip Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, HP Lipat Pesaing Samsung Galaxy Z Flip 5
-
Prosesor AMD Ryzen PRO 7040 Series Mobile Terbaru, Apa Kelebihannya?
-
Deretan Fitur Canggih Samsung OLED TV Bikin Tayangan Hiburan Makin Seru
-
Bukan iPhone, Samsung dan Xiaomi Jadi Merek HP yang Disukai Orang Indonesia
-
Peringkat Pasar HP Indonesia Q2 2023: Samsung Nomor Satu, Induk Infinix Gusur Realme
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam
-
6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!
-
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027
-
Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global
-
Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi
-
Halo 2 dan Halo 3 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Pakai Teknologi Anyar
-
13 HP Infinix RAM Besar di Bawah Rp2 Juta Mei 2026, Mana Pilihanmu?
-
Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar, Dynamic Island Bakal Lebih Kecil?
-
Microchip: AI Generatif Mulai Bergeser dari Cloud ke Perangkat Edge