Suara.com - Situs Omegle resmi ditutup setelah 14 tahun berdiri. Padahal platform ini sempat berjaya di pertengahan tahun 2010-an.
Untuk yang belum tahu, Omegle adalah situs yang memungkinkan pengguna untuk komunikasi dengan orang asing baik lewat video call maupun chat. Platform ini pertama kali diluncurkan pada 25 Maret 2009 silam.
Pengguna Omegle ini tidak perlu mendaftar untuk melakukan video call dengan orang asing itu. Ini mirip seperti platform Ome TV yang biasa digunakan para streamer YouTube untuk mengobrol dengan orang asing, baik dari luar maupun dalam negeri.
Pendiri Omegle, Leif K-Brooks bercerita kalau platform itu dia buat ketika dirinya masih berusia 18 tahun. Kala itu, Omegle diciptakan sebagai wadah untuk bersosialisasi dengan orang asing di internet.
"Saya meluncurkan Omegle ketika saya berusia 18 tahun, dan masih tinggal dengan orang tua saya. Hal itu dimaksudkan untuk mengembangkan apa yang saya sukai tentang internet, sekaligus memperkenalkan suatu bentuk spontanitas sosial yang saya rasa tidak ada di tempat lain," kenang Brooks, dikutip dari Times Now, Kamis (9/11/2023).
"Jika internet adalah perwujudan dari 'desa global', Omegle dimaksudkan sebagai cara untuk menelusuri desa tersebut, memulai percakapan dengan orang-orang yang anda temui di sepanjang jalan," lanjut dia.
Brooks kemudian menjelaskan kenapa Omegle ditutup. Ia mengaku kalau biaya perawatan platform tersebut terlalu mahal.
Lebih lagi Omegle kerap kali disalahgunakan oleh orang-orang tertentu. Salah satu kasus yang sempat gempar adalah skandal pedofil yang ada di platform tersebut.
"Tekanan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk perjuangan ini, ditambah dengan tekanan dan biaya yang ada untuk mengoperasikan Omegle, juga memerangi penyalahgunaan, sangatlah berlebihan," beber dia.
Baca Juga: Wahai Anak Perantau, Jangan Risih Ketika Ibumu Ingin Video Call Denganmu
"Mengoperasikan Omegle sudah tidak memungkinkan lagi, baik secara finansial maupun psikologis. Terus terang saya tidak ingin terkena serangan jantung di usia 30-an," tandasnya sembari menjelaskan dampak apabila tetap mempertahankan Omegle.
Berita Terkait
-
Wahai Anak Perantau, Jangan Risih Ketika Ibumu Ingin Video Call Denganmu
-
Siapa Ko Apex yang Diduga Selingkuh hingga VCS dengan Dinar Candy?
-
Viral DInar Candy Dituduh Selingkuh Hingga Video Call di Kasur, Ini Dampak Psikologis Perselingkuhan yang Jarang Dibahas
-
Bantah VCS, Dinar Candy Akui Sleep Call Sambil Buka Pakaian: Mau Tidur, Bukan Sange Sama Dia
-
Thariq Halilintar Keciduk Video Call Aaliyah Massaid, Rumor Lamaran November Dibahas
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu