Suara.com - Kabar terbaru dari industri game Indonesia, Mojiken Studio pengembang game A Space for the Unbound telah diakuisisi Toge Production.
Toge Production sendiri selama ini terkenal sebagai pengembang dan publisher game asal Indonesia. Sedangkan Mojiken Studio adalah pengembang game Indonesia yang berbasis di Surabaya.
Termasuk untuk game Indonesia, A Space for the Unbound buatan Mojiken Studio juga melibatkan Toge Productions sebagai publisher.
Toge Productions sendiri juga bertindak sebagai developer atau pengembang game. Seperti Coffee Talk salah satu judul yang mendunia.
Resmi diumumkan, Kamis (23/11/2023) Mojiken Studio maupun Toge Productions resmi mengumumkan proses akuisisi ini secara resmi.
"Setelah bertahun-tahun bekerja sama, kami gembira untuk mengumumkan bahwa Mojiken Studio telah diakuisisi, dan secara resmi telah menjadi bagian dari Toge Productions," tulis Toge Productions di media sosial X.
"Tim kami sekarang bertumbuh makin besar, dan kami siap untuk membuat (dan merilis) lebih banyak game di dunia," lanjut Toge Productions dikutip Suara.com dari akun @togeproductions.
Dalam postingan terpisah, Mojiken Studio juga mengumumkan kabar akuisisi tersebut. Dijelaskan kedua belah pihak sudah lama bekerja sama sebagai pengembang dan penerbit.
"Perjalanan kami sebagai developer dan penerbit dibangun berdasarkan rasa saling percaya, nilai-nilai bersama, dan kerja sama tim yang dinamis. Mari kita ciptakan lebih banyak game! @togeproductions," tulis Mojiken Studio.
Baca Juga: 3 Tantangan Besar di Industri Game Indonesia, Minim Pegembang Lokal dan Atlet Esports
Dalam akuisisi ini, Toge Productions tetap mempertahankan Mojiken Studio. Bukan meleburnya dalam tim pengembang gamenya.
Mojiken Studio belakangan naik daun setelah kesuksesannya dalam meluncurkan game berjudul A Space for the Unbound.
Game Indonesia sukses mendapatkan berbagai penghargaan secara internasional. Termasuk paling baru masuk nominasi dalam The Games Award 2023.
A Space for the Unbound masuk dalam nominasi Games For Impact, bersaing dengan Chants of Sennaar, Goodbye Volcano High, Tchia, Terra Nil, Venba.
Sebelumnya juga telah sukses dengan game When the Past was Around, She and the Light Bearer dan Ultra Space Battle Brawl yang sudah meluncur di berbagai platform.
Di lain sisi, sepak terjang Toge Productions sebagai publisher atau penerbit juga tidak diragukan lagi. Sudah berbagai game Indonesia diterbitkannya.
Toge Productions menjadi penerbit untuk game Rising Hell yang dikembangkan Tahoe Games, Rage in Peace yang dikembangkang Rolling Glory Jam, MagiCat oleh Kucing Rembes, dan masih banyak lainnya.
Selain sebagai publisher, Toge Productions juga mengembangkan game sendiri. Seperti Coffee Talk, Necronator dan Infectonator.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN