Oleh karena itu, penting untuk membaca deskripsi keterampilan seorang hero dan memahami kombo mana yang terbaik.
Mainkan hero Mage pilihan pemain, lalu berlatih merangkai mantranya satu demi satu. Setelah urutannya benar, pemain juga akan mulai terbiasa dengan berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum dapat memulai kembali kombo penuh setelah cooldown setiap mantra.
3. Tingkatkan mantra kunci
Saat hero naik level, pemain akan mendapatkan akses ke lebih banyak keterampilan. Hanya di level empat dapat membuka kunci ultimate.
Pada level satu, pemain hanya dapat memberikan poin pada salah satu dari tiga mantra Eudora.
Dalam hal ini, pemain harus mengetahui mantra kunci mana yang harus ditingkatkan untuk menambah damage yang dihasilkan.
4. Ketahui jangkauan mantra
Skill di Mobile Legends masing-masing mempunyai jangkauan serangan. Sangat penting bagi pemain Mage untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan mantra.
Jika pemain merapal mantra tetapi musuh tidak berada dalam jangkauan, maka pemain hanya akan membuang mana dan menghilangkan semua kerusakan. Ini juga benar-benar mengacaukan kombo dan membuat pemain tidak efektif pada saat-saat tersebut.
Baca Juga: 5 Hero Mobile Legends yang Gampang Dimainkan Buat Push Rank Sampai Mythic
Mengetahui jangkauan setiap mantra juga membantu pemain memposisikan diri dengan lebih baik. Mage biasanya memiliki jarak jauh dan ingin menjaga jarak dengan hero musuh.
Hero ini tidak memiliki kesehatan yang tinggi, sehingga jika pemain erjalan terlalu dekat dengan Assassin, Fighter, dan Marksman, pemain dapat dikalahkan dengan mudah.
Selain itu, pemain Mage juga disarankan untuk selalu memeriksa berapa banyak mana yang dibutuhkan setiap skill, terutama di level awal. Jika pemain tidak memiliki cukup mana untuk merapal mantra, indikator biru dengan sambaran petir akan terlihat pada keterampilan tersebut.
5. Pahami role dalam game
Mage memberikan damage di awal game dan menciptakan tekanan awal ke hero musuh. Hero ini tidak dapat menskalakan item dengan baik dibandingkan dengan Marksman.
Dengan kata lain, damage Mage tidak akan meningkat secara eksponensial seiring berjalannya waktu. Saat pemain menyelesaikan semua perlengkapan, itulah ledakan maksimum yang dapat pemain hasilkan.
Karena Mage tidak memiliki kesehatan yang tinggi dan beberapa bahkan memiliki mobilitas yang rendah, lebih aman bagi Mage untuk tetap berada di mid lane.
Dalam hal pemilihan target, tujuan utama adalah menghabisi Marksman musuh karena mereka merupakan ancaman terbesar bagi tim. Jika Marksman musuh keluar dari posisinya dalam pertarungan tim, terutama di late game, tugas pemain sebagai pengguna Mage adalah menangkap mereka dengan mantra.
Sebagian besar hero Mage juga memiliki crowd control, sehingga jangan ragu untuk menggunakan mantra pengendalian massa jika ada peluang.
Jika pemain adalah pemula, pastikan untuk mencoba memainkan role Mage dengan memilih hero seperti Eudroa, Gord, dan Aurora sebelum menggunakan hero tingkat lanjut.
Itulah cara memainkan hero Mage di Mobile Legends.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026