Suara.com - entimen Amerika Serikat (AS) terhadap China semakin menjadi, tapi justru memicu Huawei merilis resmi chip 5nm terbaru SoC Kirin 9006C.
Perkembangan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Huawei meluncurkan chip Kirin 9000S 7nm, yang digunakan pada smartphone seri Mate 60 terbaru.
Sanksi AS berdampak besar pada sektor teknologi China, khususnya merek dalam negeri seperti Huawei, yang sangat bergantung pada teknologi Amerika.
Sanksi ini membatasi akses terhadap semikonduktor dan silikon penting dari raksasa Amerika seperti Qualcomm, sehingga berdampak pada setiap perusahaan yang berbasis di China.
Namun, awal tahun ini, Huawei mencapai terobosan dengan prosesor ARM 7nm mereka, Kirin 9000S.
Prosesor ini diproduksi oleh SMIC (Semiconductor Manufacturing International Corporation) dan mendukung Huawei Mate 60, yang memecahkan rekor penjualan di China.
Meskipun Kirin 9000S tidak cukup menandingi penawaran terbaru dari Qualcomm atau MediaTek, desainnya jauh lebih canggih daripada yang diharapkan SMIC untuk diproduksi dengan kemampuan perangkat kerasnya saat ini.
Bahkan, AS mengaku akan segera melakukan investigasi teknikal terhadap chip yang digunakan di ponsel itu, yakni Kirin 9000s.
Keputusan pemerintah AS ini sebagian disebabkan oleh meningkatnya perang dagang antara AS dan China.
Baca Juga: Superior, Huawei MatePad Pro 13.2 Bakal Rilis Desember 2023 Ini?
Namun hal ini juga terkait dengan kekhawatiran lama mengenai tuduhan mata-mata oleh Huawei dan ancaman keamanan nasional lainnya.
Tanpa menyerah, kini Huawei mendorong batasan lebih jauh lagi dengan merilis SoC Kirin 9006C, sebagaimana melansir laman Gizmochina, Senin (11/12/2023).
Prosesor baru ini menawarkan delapan inti CPU ARM (empat A77 dan empat A55) dengan kecepatan clock maksimum 3,13GHz.
Meskipun spesifikasinya mungkin tidak tampak inovatif, sorotan sebenarnya adalah teknologi node proses 5nm, yang merupakan tonggak sejarah yang dicapai oleh Huawei meskipun ada sanksi dari AS.
Kirin 9006C diharapkan diproduksi oleh SMIC, sama seperti Kirin 9000S.
Saat ini Kirin 9006C hanya bisa ditemukan di laptop Qingyun L540 milik Huawei. Namun, potensinya jauh melampaui itu.
Berita Terkait
-
Smartphone Huawei Beri Label Aplikasi Google Sebagai Malware dan Berbahaya
-
Huawei Nova 11 SE Diluncurkan, Memiliki Layar OLED 90Hz, Snapdragon 680, Tiga Kamera 108MP
-
Beda Xiaomi dan Huawei Hadapi Sistem Operasi Android Buatan Google
-
Tablet Huawei MatePad 11 PaperMatte Edition Masuk Indonesia 1 November, Intip Spesifikasinya
-
Ponsel Huawei Ini Bikin Apple Panik, Bikin iPhone 15 Tak Laku
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia
-
5 HP Murah Redmi dan POCO Memori 256 GB Januari 2026: Cuma Rp1 Jutaan, Chip Kencang
-
Tecno Hadirkan Megabook T14 Air di Indonesia, Laptop AI Ultra-Ringan 999 Gram untuk Mobilitas Tinggi
-
GoTo Perkenalkan Empat Inisiatif Baru untuk Perkuat Kesejahteraan Mitra Driver
-
Ubisoft Lakukan PHK Massal, 6 Proyek Game Besar Dibatalkan
-
7 Rekomendasi HP Memori 512 GB Paling Murah, Storage Lega Tanpa Takut Penuh
-
Xiaomi Pad 8 Kantongi Sertifikasi Komdigi, Harga Xiaomi Pad 7 Makin Murah
-
Fujifilm instax mini Evo Cinema dan instax mini Link+, Paduan Kamera Digital, Film Klasik, dan Video