Suara.com - Samsung Galaxy S24 series diyakini dapat debut pada kuartal pertama 2024. Menjelang peluncuran, bocoran fitur layar Samsung Galaxy S24 series beredar ke publik.
Galaxy S24 Ultra diprediksi membawa layar premium dengan kecerahan puncak 2.600 nits. Leaker bernama Ahmed Qwaider mengklaim bahwa versi tertinggi dari Galaxy S24 series bakal mengusung layar Dynamic AMOLED 2x.
Layar ponsel sangat terang mengingat tingkat kecerahannya hingga 2.600 nits. Ini 100 nits lebih tinggi dibanding rumor spesifikasi 2.500 nits pada bocoran sebelumnya. Jika tebakan dari leaker akurat, Galaxy S24 Ultra akan mengungguli pesaing seperti iPhone 15 Pro (2.000 nits) dan Google Pixel 8 Pro (2.400 nits).
Biasanya ponsel mencapai tingkat kecerahan puncak hanya dalam skenario tertentu seperti memutar video HDR di lingkungan yang cukup terang. Selain itu, faktor seperti suhu perangkat juga mempengaruhi kecerahan layar dalam kondisi tertentu.
Dikutip dari Gizmochina, Samsung Galaxy S23 Ultra diharapkan menjadi "Ponsel AI" pertama Samsung. Perangkat bakal mempunyai kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai fitur AI Generatif.
Di antara fitur-fitur tersebut adalah wallpaper yang dihasilkan AI, terjemahan bahasa panggilan suara secara real-time, peringkasan teks di Samsung Notes, serta kemampuan untuk memperluas gambar dengan mengisi konten yang tidak ada dan sesuai dengan lingkungan sekitar.
Samsung Galaxy S24 dikabarkan mendukung SMS darurat melalui konektivitas satelit. Terkait spesifikasi, Samsung Galaxy S24 Ultra bakal mengandalkan chipset Snapdragon 8 Gen 3 dengan RAM 12 GB.
Sejumlah leaker termasuk Ice Universe memprediksi bahwa tanggal perilisan HP Samsung Galaxy S24 jatuh pada 17 atau 18 Januari 2024. Perusahaan diharapkan mengungkap ponsel premium anyar mereka pada pertengahan Januari tahun depan di San Jose, California, Amerika Serikat.
Model Plus dan versi standar menggunakan chipset Exynos di wilayah global. Belum diketahui terkait nama komersial, namun itu kemungkinan Exynos 2400 atau Exynos 2500.
Baca Juga: Samsung Menyiapkan Model Galaxy S Ultra Mini, Demi Saingi iPhone Pro
Perusahaan diharapkan membawa opsi RAM 8 GB hingga RAM 12 GB pada Samsung Galaxy S24 series. Model tertinggi kabarnya mempunyai penyimpanan internal hingga 2 TB. Pada bocoran sebelumnya, Samsung Galaxy S24 Ultra diprediksi mengusung layar LTPO AMOLED 6,8 inci beresolusi QHD dengan adaptive refresh rate 1-120 Hz.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut
-
Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam
-
Fans Timnas Merapat Rizky Ridho Hadir di Game Total Football VNG
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker