Tekno / Sains
Senin, 01 Januari 2024 | 16:42 WIB
Ilustrasi Dampak La Nina Curah Hujan Semakin Tinggi (Pexels/Vlad Chetan/ruslanyogaswara)

"Agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir. Selain itu juga perlu dipastikan keandalan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau," sambungnya lagi.

Lebih lanjut Ardhasena mengatakan, meskipun kemarau 2024 diprediksi tidak sekering tahun 2023, maka tetap perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2024.

"Khususnya pada periode kemarau pertama di bulan Februari 2024 untuk wilayah pesisir Sumatera bagian Timur, maupun periode kemarau periode kedua mulai Mei 2024 untuk wilayah lainnya yang rawan Karhutla," pungkasnya.

Load More