Suara.com - Saat mengunggah konten di Instagram, pengguna biasanya akan menambahkan keterangan atau caption yang terkait dengan konten tersebut. Namun, terkadang Instagram mengalami masalah dan pengguna tidak dapat menambahkan caption Instagram.
Berikut ini cara memperbaiki kesalahan Instagram saat menambahkan keterangan:
1. Pastikan tidak melanggar pedoman konten Instagram
Pengguna harus mengetahui hal-hal apa saja yang dapat melanggar pedoman konten Instagram. Beberapa di antaranya adalah tidak diperbolehkan mengirim spam, secara artifisial memacu keterlibatan, atau menjual barang-barang seperti senjata, obat-obatan, atau layanan seksual.
Pengguna uga tidak boleh menyatakan dukungan apa pun terhadap terorisme, geng, kelompok pembenci, atau tindakan menyakiti diri sendiri, dan mengancam orang secara langsung.
Melanggar salah satu aturan ini mungkin akan menyebabkan postingan dihapus dan bahkan berisiko terkena banned permanen.
2. Jangan gunakan hashtag yang dibanned
Terlepas dari konten intinya, sebuah postingan masih dapat dihapus jika menggunakan hashtag yang dilarang atau terkena banned.
Oleh karena itu, hindari penggunaan hashtag yang berisiko. Pengguna mungkin harus melakukan sedikit pencarian untuk mengetahui hashtag mana yang dilarang, tetapi hal itu demi kebaikan akun.
Baca Juga: Cara Melihat Instagram Story Tanpa Punya Akun
3. Jangan melebihi batas karakter atau hashtag
Pengguna hanya diperbolehkan menulis keterangan hingga 2.400 karakter dengan 30 hashtag per postingan. Jika melebihi angka tersebut, kemungkinan besar caption pengguna akan hilang saat pengguna mencoba mempostingnya atau bahkan tidak diposting sama sekali.
Oleh karena itu, penting untuk merangkai kata secara efisien dan menghitung penggunaan hashtag agar tidak melebihi batas hashtag yang telah ditentukan.
4. Jangan melebihi batas penyebutan
Sama seperti keterangan dan hashtag, pengguna juga hanya bisa menyebut hingga 20 pengguna lain per postingan (menggunakan simbol @ username).
Lebih dari batas tersebut, ini akan membuat akun pengguna ditandai sebagai spam dan akun pengguna mungkin akan bermasalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan