Suara.com - Google kembali melakukan PHK kepada sejumlah karyawan sales. Alasan PHK ini dilakukan diduga karena fokus perusahaan tersebut untuk mengembangkan teknologi AI terbarunya.
Kabar PHK yang dilakukan oleh Google ini dilaporkan oleh Business Insider beberapa waktu lalu. Disebut-sebut, informasi ini datang dari wakil presiden senior Google yaitu Philip Schindler.
Menurut laporan tersebut, karyawan Google khusus divisi sales yang terdampak PHK ini mencakup seluruh kantor perusahaannya. Pemutusan kerjasama ini datang dalam memo yang ditulis oleh wakil presiden senior Google.
Dalam memo tersebut, Philip Schindler menyebut alasan PHK akibat restrukturisasi perusahaan. Terlebih Google belum lama ini dipercaya sedang fokus pada pengembangan teknologi AI.
Wakil presiden senior Google ini mengaku jika alasan PHK terkait dengan penyesuaian pada pelanggan dan lingkungan pasar perusahaan tersebut. Google dipercaya akan mengganti kinerja sales dengan teknologi AI guna performa yang lebih maksimal.
Google sebelumnya menyebut bahwa alasan PHK ini karena perusahaan sedang fokus pada produksi teknologi AI. Hal ini sebagai usaha perusahaan untuk mengikuti pengembangan inovasi yang sedang tumbuh pesat ini.
Sebelumnya, pada 10 Januari 2024 lalu, Google disebut-sebut melakukan PHK besar-besaran pada 1.000 karyawannya. Ini merupakan gelombang kedua setelah pemutusan kerja di awal tahun tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Simpan Gambar dari Dokumen Google Docs
-
Google Lens, Alat Serbaguna untuk Meningkatkan Produktivitas
-
Viral! Karyawan Apotek Tilep Uang Tiap Hari Sampai Bisa Beli Mobil Hingga Tanah
-
Badai PHK Menghantui, Kini Produsen Alat Otomotif Bosch Pecat 1.200 Karyawan
-
Shell Lanjutkan Gelombang PHK, Sejumlah Posisi Terancam
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
6 HP Warna Oranye Mirip iPhone 17 Pro yang Stylish dan Lebih Terjangkau
-
Redmi Note 15 SE Debut 2 April 2026: Harga Diprediksi Lebih Murah, Usung Baterai Jumbo
-
Peningkatan Harga PS5 Bikin Gamer Panik, Stok Konsol Menipis
-
Bocoran Realme C100 5G dan C100i 4G! Layar 144Hz dan Baterai 7.000mAh Siap Guncang HP Murah
-
Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 April 2026, Peluang Dapat 9.999.999 FC Points
-
56 Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2026, Ada Bundle Panther dan Pirate Gratis
-
Terpopuler: Cara Mengatasi WhatsApp Pending, Rekomendasi HP Infinix Kamera Resolusi Tinggi
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global