Suara.com - Acer memperkenalkan jajaran laptop consumer barunya di ajang CES 2024 belum lama ini dan kini resmi dikonfirmasikan beberapa rangkaian tersebut diboyong ke Indonesia.
Meski belum secara resmi diluncurkan, Acer Indonesia memperkenalkan jajaran laptop baru tersebut yang disebut-sebut bakal masuk Indonesia dalam waktu dekat.
Mulai dari pembaruan Swift Go 14, Swift Go 16, Swift X14, dan Aspire Vero 16.
Laptop Swift series terbaru ini dilengkapi dengan prosesor terbaru Intel Core Ultra yang dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) pertama dari Intel dan sudah disematkan kemampuan AI.
Laptop Swift yang lebih berorientasi pada performa, kapabilitas, dan intuitif untuk pembuatan konten, tugas sekolah, produktivitas, dan bermain game, kini didukung AI semakin meningkatkan penggunaan laptop.
Swift Go
Acer Swift Go 16 (SFG16-72) dan Swift Go 14 (SFG14-73) yang baru ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra baru dan GPU bawaan Intel Arc.
Keduanya menghadirkan perpaduan kinerja premium dan daya tahan baterai seharian hingga 12,5 jam untuk laptop 14-inci dan hingga 10,5 jam untuk versi 16-inci.
Terdapat akses Copilot di Windows dengan satu klik tombol Copilot khusus laptop.
Baca Juga: Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Trackpad Laptop Lompat-Lompat Sendiri
Kamu kini dapat memanfaatkan kekuatan AI untuk mengoptimalkan waktu yang dihabiskan saat bekerja, berkreasi, dan bermain di satu perangkat.
Kedua laptop AI ini juga bisa menampilkan webcam dengan kualitas QHD 1440p dengan TNR yang menghasilkan video berkualitas lebih tinggi.
Dipasangkan dengan fitur conference yang didukung AI dari Acer PurifiedView termasuk Background Blur, Automatic Framing, dan Eye Contact.
Webcam ini dilengkapi juga dengan teknologi Acer PurifiedVoice 2.0 dengan AI Noise Reduction yang dipasangkan dengan tiga mikrofon untuk menangkap audio yang tajam dan jernih, serta mengurangi kebisingan dan suara latar di luar speaker.
Penambahan Intel Wi-Fi 7 menghadirkan kecepatan koneksi internet hingga 2,4x lebih cepat dibandingkan Wi-Fi 6E.
Kedua laptop ini menonjolkan sasis dengan material aluminium tipis dan ringan dari lini Swift, yang dapat dibuka hingga 180 derajat.
Berita Terkait
-
Laptop Terbaru LG akan Dilengkapi Fitur AI
-
Usung Chipset Snapdragon, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy Book 3 Go 5G
-
Lenovo ThinkPad S2 Yoga 2023 Meluncur, Harga Mulai Rp12 Jutaan dan Ini Spesifikasinya
-
Lenovo ThinkBook 14s Yoga Gen 3 Dirilis ke Indonesia, Laptop Convertible Harga Rp 19 Jutaan
-
MSI Memperkenalkan Laptop Prestige 13 dan Prestige 16 AI Evo dengan Prosesor Core Ultra
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?