Suara.com - Xiaomi resmi mengumumkan sistem operasi baru pengganti MIUI, HyperOS, pada Oktober 2023 lalu. Setelah debut di China, perusahaan memastikan kalau OS itu bakal segera hadir di Indonesia.
"Xiaomi mempertegas komitmen untuk menghadirkan sistem operasi tersebut secara bertahap ke pasar global, termasuk Indonesia," kata Xiaomi Indonesia dalam siaran pers, Rabu (24/1/2024).
Desember 2023 lalu, Xiaomi mengumumkan rencana perilisan Xiaomi HyperOS ke sejumlah perangkat smartphone secara global pada Q1 2024.
Adapun daftar HP Xiaomi yang mendapatkan HyperOS yakni Xiaomi 13 Ultra, Xiaomi 13 Pro, Xiaomi 13, Xiaomi 13T Pro, Xiaomi 13T, Redmi Note 12, Redmi Note 12S, dan Xiaomi Pad 6.
Sementara itu Xiaomi Indonesia mengonfirmasi update Xiaomi HyperOS untuk perangkat Redmi Note 12 telah dirilis pada Januari 2024 ini.
"Sementara untuk Xiaomi 13T dan Xiaomi Pad 6 akan mendapat update secara berkala sesuai jadwal perilisan pada Q1 2024," lanjut perusahaan.
Xiaomi Indonesia juga memastikan beberapa perangkat lawas yang bakal terima HyperOS.
Lebih jelasnya, berikut daftar HP Xiaomi yang kebagian update HyperOS di Indonesia:
- Redmi Note 12
- Xiaomi 13T
- Xiaomi Pad 6
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Lite 5G
- Xiaomi 12T
- Redmi Note 12 Pro
- Redmi Pad SE
Khusus pengguna Redmi Note 12 di Indonesia, kalian bisa langsung memperbarui sistem operasi MIUI ke HyperOS. Berikut cara update HyperOS.
Baca Juga: Redmi K70 Ultra Diprediksi Bawa RAM 24 GB dan Layar Mewah
- Buka setting/pengaturan
- Pilih About phone/tentang perangkat
- Ketuk pada tampilan “MIUI version/Versi MIUI” untuk mengecek apakah pembaruan Xiaomi HyperOS sudah tersedia untuk perangkat anda.
Apa itu HyperOS?
Xiaomi HyperOS adalah sistem operasi berbasis manusia yang dirancang dan disesuaikan untuk menghubungkan perangkat pribadi, mobil, dan produk smart home dalam ekosistem pintar.
Sistem ini menandai langkah maju yang penting dalam visi strategis Xiaomi dalam menghadirkan ekosistem pintar “Human x Car x Home”.
"Xiaomi HyperOS merupakan wujud komitmen Xiaomi untuk terus mengembangkan pasar AIoT dengan pendekatan Human x Car x Home," kata Xiaomi Indonesia.
Sistem operasi terbaru dari Xiaomi tersebut mengusung sejumlah fitur personalisasi mendalam yang lebih intuitif serta pusat kontrol yang lebih fluid.
Xiaomi HyperOS juga menambahkan sejumlah fitur keamanan yang menjamin kenyamanan pengguna perangkat Xiaomi. Dengan fokus pada interaksi manusia, konektivitas antara kendaraan, perangkat smart home, dan pengguna menjadi lebih terintegrasi, menciptakan ekosistem yang menyeluruh dan memahami kebutuhan pengguna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam
-
6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!
-
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027
-
Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global
-
Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi
-
Halo 2 dan Halo 3 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Pakai Teknologi Anyar
-
13 HP Infinix RAM Besar di Bawah Rp2 Juta Mei 2026, Mana Pilihanmu?
-
Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar, Dynamic Island Bakal Lebih Kecil?
-
Microchip: AI Generatif Mulai Bergeser dari Cloud ke Perangkat Edge