Suara.com - Meta Platforms meningkatkan upayanya untuk menjadikan Instagram dan Facebook lebih aman bagi remaja.
Mereka memperkenalkan fitur-fitur baru yang akan melindungi pengguna muda dari pesan-pesan yang tidak diinginkan.
Ini adalah masalah besar karena ini menunjukkan Meta mendengarkan kekhawatiran tentang keamanan remaja saat online. Setidaknya untuk sekarang.
Beberapa minggu lalu, Meta, yang juga memiliki WhatsApp, memutuskan untuk menjauhkan konten tertentu dari pengguna remaja.
Keputusan ini diambil setelah beberapa pembicaraan serius dengan regulator yang benar-benar fokus untuk menjadikan media sosial lebih aman bagi anak-anak.
Ada banyak kekhawatiran mengenai hal-hal berbahaya yang mungkin dilihat atau dialami remaja di aplikasi ini, dan Meta meresponsnya.
Semuanya benar-benar meningkat ketika seorang mantan karyawan Meta berbicara di hadapan Senat AS.
Mereka mengklaim bahwa Meta mengetahui hal-hal buruk yang terjadi pada remaja di platformnya – seperti pelecehan – namun tidak berbuat cukup untuk menghentikannya.
Hal itu sangat menarik perhatian orang-orang dan menjadikan Meta untuk melakukan sesuatu.
Baca Juga: Cara Keluar dari Grup Facebook
Sebagai permulaan, di Instagram, remaja secara otomatis akan diatur sehingga mereka tidak bisa menerima pesan langsung dari orang yang tidak mereka ikuti.
Itu adalah perubahan besar. Selain itu, mereka memerlukan orang tua untuk menyetujui perubahan apa pun pada setelan tertentu di aplikasi.
Hal ini memberi remaja dan orang tua mereka kontrol lebih besar terhadap siapa yang dapat menghubungi mereka.
Di Messenger, aturannya juga semakin ketat, sebagaimana melansir laman Gizmochina, Kamis (26/1/2024).
Buat kamu yang berusia di bawah 16 tahun (atau di beberapa tempat di bawah 18 tahun), hanya akan menerima pesan dari orang yang benar-benar berteman di Facebook atau yang ada di kontak telepon.
Poinnya, jika berusia di atas 19 tahun, kamu tidak dapat mengirim pesan kepada remaja yang tidak mengikuti kembali.
Aturan baru ini tentu saja bertujuan menjadikan Facebook sebagai tempat lebih aman, namun tingkat penerapannya mungkin berbeda-beda.
Kapan pembaruan ini masuk ke Indonesia? Kita tunggu update-annya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Mana yang Cocok untuk Anda?
-
Dolar Melejit, Ini 5 HP Paling Worth It di 2026: Ada yang Cuma Rp1 Jutaan
-
Update Harga HP Baru Rilisan 2026 dari Berbagai Merek, Mulai Rp1 Jutaan
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Spesial Akhir Pekan Banjir Rank Up Koin
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Cepat SG2 Golden dan MP40 Cobra
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer