Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo mengatakan kalau pejabat pemerintah di Indonesia harus memiliki akun media sosial. Dengan itu mereka bisa menanggapi secara cepat keluhan masyarakat RI.
"Gunakan teknologi informasi, gunakan medsos," kata Ganjar dalam Debat Capres pada Minggu (4/2/2024).
Ia bercerita, saat menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar meminta seluruh Kepala Dinas untuk memiliki akun media sosial. Sebab itu adalah cara masyarakat bisa menyampaikan keluhannya dengan cepat.
"Di situlah orang sebenarnya bisa menyampaikan secara cepat," lanjutnya.
Saat menjadi Gubernur Jateng, Ganjar mengaku kalau keluhan masyarakat yang ada di sistem dasbor mereka bisa direspons dengan cepat. Pemerintah pun pada akhirnya mengetahui persoalan yang dihadapi warga.
"Menggunakan banyak pintu-pintu untuk melaporkan ini adalah bagian cara menangani kasus yang paling tepat," sambungnya.
Namun Ganjar menilai kalau mencegah masalah jauh lebih baik ketimbang memperbaiki. Maka dari itu dia menyarankan untuk melakukannya dengan legalitas keterampilan dan memberdayakan seluruh aparatur.
"Termasuk pemangku kepentingan, dan aktivis. Saya kira itu cara yang cukup komprehensif untuk mengatasi persoalan ini," tegasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Tanya Apakah Setuju dengan Program Makan Bergizi untuk Atasi Stunting, Ganjar: Sama Sekali Tidak
-
Prabowo Sebut Teknologi AI Bisa Bantu Kaum Disabilitas
-
Anies Baswedan Soroti Nasib Guru Honorer hingga Singgung Beban Dosen
-
Anies Baswedan Janji Sejahterakan Guru: Negara Jangan Pelit
-
Ganjar Pranowo Menolak Solusi Stunting Dengan Program Makan Gratis 02: Terlambat, Pak!
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
Terkini
-
'Pengabdi Setan 3: Origin' Mulai Produksi, Joko Anwar Ungkap Asal Mula Semua Misteri
-
Tinggalkan Masa Lalu! Chung Ha Ajak Kita Memulai Hidup Baru di Lagu Mexico
-
Kenapa Kulkas Tiba-Tiba Tidak Dingin? Ini 6 Penyebab dan Cara Memperbaikinya
-
Kebakaran Kontrakan di Koja, 3 Penghuni Luka Bakar dan Dilarikan ke RSUD
-
Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform
-
Diserbu Ratusan Penggemar, Intip Keseruan BAKKA!! Maid Cafe 'Maid the Rock!!' di BW Express Jakarta
-
Macam-macam Simbiosis Mutualisme, Komensalisme, Parasitisme Beserta Contohnya
-
Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi
-
Tak Cukup Cek Kemasan, Orang Tua Diajak Lihat Transparansi di Balik Susu Formula Anak
-
Kenapa Api Kompor Jadi Merah? Begini Cara Membersihkannya agar Nyalanya Kembali Biru