Suara.com - Green line atau garis hijau adalah masalah yang cukup umum terjadi pada HP Android dan hal tersebut terlihat di hampir semua merek yang tersedia.
Saat masalah ini terjadi, pengguna biasanya akan melihat layar yang berfungsi normal tetapi garis hijau tipis memanjang dari atas atau garis hijau berkedip-kedip sesekali muncul.
Berikut ini enam cara memperbaiki munculnya green line di HP Android:
Sebelum memulai, pengguna harus mengetahui penyebab munculnya garis hijau di layar ponsel. Ada banyak kemungkinan penyebab hal itu terjadi.
Jika garis hijau disertai dengan banyak warna lain dan terutama jika pengguna melihat kerusakan pada kaca, kemungkinan besar layarnya retak.
Beberapa penyebab lainnya mencakup konektor layar longgar, konektor layar rusak, kerusakan akibat air atau jatuh pada layar, aplikasi yang tidak kompatibel, dan konfigurasi salah.
Inilah enam cara yang bisa pengguna lakukan:
1. Mulai ulang ponsel
Mulailah dengan mematikan ponsel, lalu hidupkan kembali. Jangan hanya mematikan layar, pastikan untuk benar-benar mematikan ponsel dan menyalakannya kembali.
Baca Juga: Cara Melihat Riwayat Incognito di Android, Memang Bisa?
Perbaikan dasar ini mengatasi banyak masalah karena memaksa ponsel untuk menutup semuanya dan memulai dari awal. Jika garis hijau disebabkan oleh kesalahan sementara pada perangkat lunak ponsel, maka memulai ulang ponsel akan memperbaiki masalah tersebut.
2. Mulai ulang ponsel dalam Safe Mode
Safe Mode adalah mode terbatas yang mencegah peluncuran apa pun di ponsel selain hal-hal penting. Ini adalah cara yang baik untuk mengetahui apakah pengguna memiliki masalah perangkat lunak. Jika garis hijau hilang dalam Safe Mode, artinya pengguna memiliki masalah dengan aplikasi, pengaturan, atau sistem operasi.
3. Hapus aplikasi terbaru
Jika pengguna baru saja memasang aplikasi apa pun, coba copot pemasangannya. Jika garis hijau disebabkan oleh aplikasi yang tidak kompatibel atau tidak berfungsi, menghapusnya mungkin dapat mengatasi masalah.
4. Perbarui ponsel
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas