Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali meraih pengakuan dari OpenSignal dalam kategori 'Consistent Quality' dan ‘Voice App Experience’ yang diukur sepanjang 2023.
Indosat berhasil menjadi operator yang memiliki kualitas jaringan paling konsisten dengan skor 64,8 persen.
Indosat juga menjadi satu-satunya operator di Indonesia yang berhasil meraih peringkat Baik (80-87) untuk pengalaman aplikasi suara over-the-top (OTT) dengan skor 80,2 poin (dari skala 0-100).
Apresiasi yang diterima kedua kalinya di tahun 2023 ini menandai komitmen kuat Indosat dalam memberikan pengalaman mengesankan kepada masyarakat Indonesia.
Penghargaan tingkat global ini diterima oleh Indosat di ajang Mobile World Congress (MWC) 2024 di Fira Gran Via, Barcelona, Spanyol.
Pengguna Indosat juga mendapatkan kualitas pengalaman terbaik secara keseluruhan saat menggunakan aplikasi suara OTT seperti WhatsApp.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, Indosat Ooredoo Hutchison memiliki komitmen untuk memberikan pengalaman mengesankan kepada masyarakat Indonesia.
"Kami juga berterima kasih kepada pelanggan kami atas loyalitas dan kepercayaan mereka kepada Indosat dalam memenuhi kebutuhan digital mereka," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (11/3/2024).
Operator telekomunikasi ini bersama para mitranya menambah 42.000 BTS 4G di sepanjang 2023.
Baca Juga: Mudahnya Kebaikan, Gen Z Diajak Isi Ulang Pulsa Sambil Sedekah Kuota di Bulan Ramadan
Hasilnya, kini Indosat kini memiliki total 229.000 BTS, dengan 179.000 di antaranya merupakan BTS 4G.
Penambahan infrastruktur jaringan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas konektivitas Indosat secara merata hingga ke daerah perdesaan di Indonesia.
"Dengan mengadopsi teknologi terkini yang didukung oleh kolaborasi berlandaskan semangat gotong royong dengan berbagai pihak, kami akan melanjutkan perjalanan tanpa akhir kami dalam mewujudkan tujuan besar Indosat untuk menghubungkan dan memberdayakan Indonesia melalui percepatan transformasi digital bangsa," tutup Vikram.
Berita Terkait
-
Industri Telekomunikasi Tidak Baik-baik Saja, Indosat Malah Tersenyum Lebar
-
Strategi Indosat dalam Transformatif dari Telco menjadi TechCo
-
Gelar Liga 1 Fantasy Football, Indosat Ajak Main Sepak Bola Manfaatkan AI Generatif
-
Apa itu MikroTik? Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Settingnya
-
Sempat Gangguan, Jaringan Indosat Akhirnya Pulih
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship
-
25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports
-
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z
-
Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi
-
4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo
-
AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial