Suara.com - Samsung dilaporkan mau meninggalkan ketergantungannya dengan prosesor Qualcomm. Perusahaan asal Korea Selatan ini ingin memprioritaskan chipset buatannya sendiri, Exynos.
Keputusan Samsung untuk memprioritaskan chip Exynos dikarenakan untuk menghemat anggaran, sebagaimana dilaporkan dari Gizchina, Selasa (19/3/2024).
Dalam laporan keuangan perusahaan, Samsung menghabiskan biaya hampir 9 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 141 triliun hanya untuk prosesor ponsel. Beralih ke Exynos menjadi upaya menghemat anggaran di tahun 2024 ini.
Samsung sendiri memiliki sejarah panjang terkait kerjasamanya dengan Qualcomm. Ponsel premium mereka, yakni HP Samsung seri S, biasanya menggunakan chipset Snapdragon.
Tapi beberapa kali Samsung merilisnya dalam versi Exynos untuk negara-negara tertentu.
Di peluncuran Samsung Galaxy S23 tahun lalu misalnya, baik model biasa hingga Ultra full menggunakan Snapdragon. Lalu di Samsung Galaxy S24, mereka hanya memakai prosesor Qualcomm di varian S24 Ultra.
Dari rekam jejaknya, ketergantungan Samsung dengan prosesor Qualcomm di HP premium (flagship) dan MediaTek di ponsel kelas menengah (mid-range) atau bawah (entry level) pun berpengaruh pada menurunnya penggunaan Exynos.
Pada kuartal empat (Q4) 2023, Samsung hanya berhasil mengirimkan 13 juta unit smartphone yang diperkuat Exynos. Angka ini turun 48 persen dari periode yang sama di tahun 2022.
Penurunan ini juga berakibat pada anjloknya pendapatan divisi Exynos sebesar 44 persen.
Baca Juga: Xiaomi Pastikan HP Redmi Pakai Snapdragon 8s Gen 3, Jadi Poco F6?
Untuk menaikkan lagi tren Exynos, rumor menyebut kalau Samsung Galaxy S25 bakal full menggunakan prosesor tersebut. Ini juga sejalan dengan peluncuran Galaxy A35 5G dan A55 5G yang memakai prosesor serupa.
Di sisi lain, prosesor Exynos Samsung memang tidak sekuat Snapdragon Qualcomm. Maka dari itu mereka kemungkinan bakal investasi besar-besaran untuk mengembangkan chipset Exynos demi menyaingi Qualcomm.
Berita Terkait
-
Xiaomi Pastikan HP Redmi Pakai Snapdragon 8s Gen 3, Jadi Poco F6?
-
Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy A55 5G vs Redmi Note 13 Pro Plus 5G, Duel Rp 6 Jutaan
-
Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy A55 5G vs Vivo V30 5G, Duel Rp 6 Jutaan
-
Snapdragon 8s Gen 3 Lebih Rendah Dibanding Snapdragon 8 Gen 3, Begini Tes Performanya
-
Prediksi Harga Samsung Galaxy Z Fold 6 Versi Murah, Dibanderol Terjangkau?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google