Suara.com - Google merupakan mesin penelusuran paling populer dan digunakan oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Google memiliki fitur Safe Search yang menyaring konten yang tidak pantas untuk anak-anak.
Namun terkadang, Safe Search dapat menjadi penghalang jika pengguna adalah orang dewasa dan ingin mengakses semua jenis konten web. Berikut ini cara mematikan Safe Search di Google dengan mudah:
1. Mematikan Google Safe Search di desktop
Pengguna dapat menonaktifkan Safe Search di Mac, PC Windows, atau Chromebook.
Cara mematikan Safe Search dari pengaturan Safe Search:
- Buka pengaturan Safe Search.
- Pilih Off.
Cara mematikan Safe Search dari halaman pencarian Google:
- Telusuri topik apa pun di Google Chrome atau browser default menggunakan mesin pencari Google.
- Klik ikon Quick Settings di sudut kanan atas layar.
- Pilih Safe Search.
- Ini akan membuka jendela baru. Klik Off.
2. Mematikan Google Safe Search di Android
Nonaktifkan Safe Search di aplikasi Google:
- Buka aplikasi Google di ponsel atau tablet Android.
- Ketuk gambar profil atau inisial pengguna di sudut kanan atas layar.
- Pilih Settings.
- Gulir ke bagian Hide explicit results.
- Pilih Off.
Gunakan browser seluler untuk menonaktifkan Safe Search:
Baca Juga: Bawa Teknologi AI, Apple Jalin Kerjasama dengan Google Gemini
- Kunjungi setelan Safe Search melalui https://www.google.com/safesearch di perangkat Android atau browser tablet.
- Pilih Off.
Cara mengaktifkan Safe Search
Safe Search dinonaktifkan secara default atau diaktifkan untuk sebagian besar mesin telusur dengan setelan sedang. Namun ada beberapa pengecualian.
Sebagai contoh, Safe Search diaktifkan secara default untuk akun Google anak-anak di bawah 13 tahun. Demikian pula, akun keluarga hanya mengizinkan orang tua untuk menyesuaikan setelannya.
Jika pengguna ingin mengaktifkan kembali fitur Safe Search, ikuti kembali langkah-langkah di atas namun kali ini pilih opsi On untuk mengaktifkannya.
Itulah cara sederhana yang dapat pengguna lakukan untuk mematikan fitur Safe Search di Google.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Juni 2026: Klaim Diamond, Cek VAR, dan Lightning Kickoff