Suara.com - Sebuah keluarga mengalami peristiwa tidak mengenakan ketika mendaki di Hutan Nasional Gunung Hood, Amerika Serikat dan terdampar.
Penyelamatan dilakukan berkat fitur SOS Darurat melalui satelit milik Apple.
Para pendaki yang terdampar ditemukan dan diselamatkan setelah operasi 24 jam yang dimulai dengan pesan penting yang dikirim melalui iPhone mereka.
Dilansir dari laman Gizmochina, Minggu (24/3/2024), menurut siaran pers dari Kantor Sheriff Clackamas County, keluarga tersebut berada dalam situasi genting pada Selasa, 19 Maret lalu.
Setelah menempuh jarak yang cukup jauh dan mencapai ketinggian yang cukup tinggi, mereka tersesat dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Salah satu anggota kelompok, yang terdiri dari empat orang dewasa dan dua remaja, berhasil mengirim pesan SOS melalui satelit menggunakan iPhone mereka.
Pesan diterima oleh petugas operator darurat sekitar pukul 19.30 dan memulai upaya penyelamatan.
Namun, kondisi cuaca yang menantang dan medan yang sulit menghambat upaya awal tim penyelamat untuk mencapai keluarga yang terdampar tersebut.
Personel pencarian dan penyelamatan mengerahkan kendaraan segala medan tetapi terpaksa mundur karena cuaca buruk.
Baca Juga: Kominfo Klaim Apple dan Microsoft Mau Investasi di Indonesia
Meskipun memutuskan mundur, kru darat berhasil menghubungi keluarga tersebut keesokan paginya.
Mereka ditemukan dalam kondisi kedinginan, basah, dan dehidrasi tetapi untungnya tidak terluka.
Setelah lokasi mereka dikonfirmasi, sumber daya tambahan dikerahkan, termasuk helikopter.
Sayangnya, cuaca buruk menghalangi pendaratan yang aman.
Kantor Sheriff Deschutes County datang dengan cepat dan mencapai area tersebut sesaat sebelum pukul 10:00.
Butuh beberapa jam untuk menavigasi rute dan mencapai keluarga tersebut, namun pada pukul 19.30 malam itu, semuanya akhirnya berakhir ketika kelompok yang diselamatkan diangkut kembali ke tempat yang aman.
Fitur SOS Darurat iPhone juga baru-baru ini menyelamatkan pejalan kaki yang tersesat di California.
Dengan kemampuan mengirim pesan dan berbagi data lokasi bahkan tanpa jangkauan seluler atau Wi-Fi, fitur ini dapat menjadi penyelamat dalam situasi kritis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D