Suara.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengklaim kalau Apple dan Microsoft mau investasi di Indonesia.
Wamenkominfo menyebut kalau CEO Apple Tim Cook dan CEO Microsoft Satya Nadella akan datang ke Indonesia bulan depan.
“CEO Apple dengan Microsoft keduanya sudah bersurat, mereka punya niat untuk melakukan investasi di Indonesia juga,” kata Nezar saat ditemui di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2024).
Nezar menyebutkan kalau keduanya bakal investasi dalam bentuk sumber daya manusia (SDM) berupa talenta digital hingga infrastruktur.
Ia pun menyambut baik investasi Apple dan Microsoft karena bisa menambah kekuatan nasional Tanah Air
“Kalau mereka berminat untuk berinvestasi, kami membuka tangan yang lebar dan tentu saja sambil memperkuat kekuatan nasional kita sendiri,” sambung dia.
Ia berharap kolaborasi pemerintah dengan kedua perusahaan teknologi global ini bisa memberikan manfaat yang besar,
“Terutama untuk pembangunan kapasitas dan kompetensi talent digital Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi menyatakan kalau CEO Apple Tim Cook berencana hadir ke Indonesia pada April 2024 mendatang.
Baca Juga: Kominfo Pastikan Jaringan Internet Lancar Jaya Saat Mudik dan Lebaran
"Dari Apple, Tim Cook mau datang 20 April," kata Budi Arie di sela-sela acara Buka Puasa Bersama Kementerian Kominfo, Kamis (21/3/2024).
Menkominfo menyebut kalau kehadiran Tim Cook untuk meresmikan Apple Academy baru di Indonesia. Selain itu, Cook juga ingin meninjau kondisi Apple Academy yang sudah ada di Tanah Air.
"Dia mau bikin Apple Academy, nah kami juga mau lihat dan tinjau Apple Academy (yang sudah ada) di BSD (Tangerang)," sambung dia.
"Apple Academy ini untuk melatih SDM (sumber daya manusia), sehingga SDM-SDM digital kita semakin kompetitif," katanya lagi.
Budi Arie menerangkan kalau saat ini ada dua Apple Academy yang beroperasi di Indonesia dan berlokasi di BSD, Tangerang, hingga Batam. Lembaga itu juga sudah melatih 2.000 talenta Tanah Air.
Sayang Budi Arie belum memberikan informasi lebih lengkap soal maksud kedatangan Apple di Indonesia.
"Pembicaraan lebih lanjutnya detailnya nanti tunggu waktu. Ya sekitar tanggal 20 April pokoknya, pertengahan April," pungkasnya.
Sekadar informasi, Apple Developer Academy sudah ada di Indonesia sejak 2017. Mereka bekerja sama BINUS University di Jakarta, Universitas Ciputra di Surabaya, dan Infinite Learning di Batam.
Apple Developer Academy telah menyiapkan siswa untuk pekerjaan-pekerjaan di ekonomi digital dan aplikasi yang berkembang cepat di Indonesia.
Berita Terkait
-
Kominfo Pastikan Jaringan Internet Lancar Jaya Saat Mudik dan Lebaran
-
Kominfo Siapkan Rencana Prabowo soal Bangun Pabrik HP Dalam Negeri
-
Satelit Starlink Elon Musk Mulai Uji Coba di IKN Mei, Sasar Pasar Ritel
-
Cara Kirim iMessage dari HP Android
-
Berikan Inspirasi-Motivasi Bagi Perempuan, Kominfo Kolaborasi Gelar Bincang dan Pelatihan Wirausaha
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah