Suara.com - Sektor Customer Experience (CX) di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Teknologi terbaru seperti chatbot, talkbot, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telah membawa efisiensi baru ke dalam sektor CX. Penggunaan teknologi ini tidak hanya mengubah cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan.
Praktik penggunaan talkbot juga saat ini semakin meluas. Talkbot banyak digunakan di industri finansial teknologi (fintech), misalnya, untuk mengingatkan pembayaran kartu kredit, melakukan penagihan (collection), dan layanan lainnya. Fintech telah sukses mengimplementasikan teknologi ini untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lebih efisien dan ramah.
Namun, pengaplikasian talkbot tidak terbatas pada industri fintech saja. Sebagai contoh, dalam industri elektronik, perusahaan layanan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID) telah mengaplikasikan talkbot untuk melakukan survei kepuasan pelanggan. Ini menjadi bukti bagaimana teknologi dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan khusus sektor tertentu, menciptakan interaksi yang lebih personal dan efektif dengan pelanggan.
Layanan talkbot dari TCID menawarkan lebih dari sekadar jawaban ya/tidak. Dengan teknologi canggih, talkbot dapat menghadirkan interaksi yang mirip selayaknya manusia, seperti membaca dan merespon emosi pengguna. Ini menciptakan perasaan berkomunikasi dengan manusia, bukan robot. Lebih dari itu, talkbot juga dapat menggali lebih dalam tentang pengalaman pelanggan di berbagai sektor. Contohnya pada industri elektronik, penerapan talkbot dapat digunakan pada layanan service center. Di sini, talkbot dapat menggali kepuasan pelanggan terkait layanan dan kualitas produk pada layanan purna jual.
Dengan penerapan talkbot dari TCID, secara keseluruhan, perusahaan berhasil meningkatkan produktivitas operasional hingga 67% dalam kurun waktu tiga bulan. Sebelumnya, dengan menggunakan agen konvensional, mereka hanya dapat menghubungi sekitar dua ribu pelanggan. Namun, melalui penggunaan talkbot, jumlah kontak yang berhasil dihubungi meningkat signifikan hingga mencapai tujuh ribu pelanggan. Selain itu, perusahaan juga berhasil mengurangi beban operasionalnya hingga lebih dari 60%.
Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto mengatakan, penerapan teknologi seperti talkbot dalam strategi Customer Experience (CX) membuktikan, inovasi di bidang artificial intelligence (AI) dapat menjadi pendorong efisiensi dan produktivitas. Melalui teknologi ini, perusahaan dapat mengoptimalkan operasionalnya, memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik, dan pada akhirnya, menciptakan fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan yang ketat.
Transcosmos Indonesia meyakini, Customer Experience (CX) yang dikelola dengan baik adalah kunci untuk memenangkan hati konsumen di pasar yang kompetitif. Sejalan dengan keyakinan ini, TCID berkomitmen untuk terus berinovasi dan berinvestasi dalam teknologi dan layanan yang mampu meningkatkan kualitas CX.
Dalam hal perkembangan teknologi, ada beberapa tren yang diantisipasi akan membentuk industri elektronik maupun sektor lainnya di masa depan. Perkembangan teknologi, seperti IoT (internet of things), voice assistant, dan personalisasi berbasis data, akan semakin populer dan membuka peluang untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih mendalam. Integrasi IoT memungkinkan informasi real-time tentang produk, voice assistant akan meningkatkan layanan pelanggan, dan personalisasi berbasis data akan memberikan pengalaman yang lebih relevan.
transcosmos Indonesia merupakan penyedia layanan customer experience dan digital bisnis yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc, perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX.
Baca Juga: Penutupan Bulan Fintech Nasional 2023, Sinergi Tingkatkan Literasi Teknologi Keuangan Digital
Untuk info lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan Linkedin transcosmos Indonesia.
Berita Terkait
-
Indonesia Salah Satu Negara Terunggul di Asia Tenggara dalam Hal Perkembangan Industri Fintech
-
Fintech Ini Incar Sektor Agrikultur dan Peternakan Salurkan Pinjaman
-
Permudah Pengguna, Produk Teknologi Keuangan Kini Hadir dalam Platform Digital AirAsia
-
KPPU Panggil 4 Fintech Buntut Pinjol Banyak Dipakai Mahasiswa Hingga Rp 450 Miliar
-
BRImo Masuk 3 Besar Aplikasi Keuangan Paling Diminati Warga Indonesia
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong