Suara.com - Riot Games dan Moonton akhirnya resmi berdamai usai kedua perusahaan game itu berselisih dalam beberapa tahun terakhir. Melalui siaran pers yang beredar, Riot Games resmi menarik tuntutan hukum kepada Moonton.
Sebagai informasi, Riot Games merupakan penerbit sekaligus pengembang League of Legends. Sementara Moonton adalah perusahaan game yang membesut Mobile Legends.
Melalui dokumen resmi berjudul "Moonton Games and Riot Games Have Reached a Global Settlement on Their Intellectual Property", kedua perusahaan kini tak terlibat dalam perselisihan hukum.
Jika masih ingat, Riot Games pernah menuduh bahwa Moonton melakukan plagiat konten dan hero. Tuntuan tersebut diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Pusat California pada 2022. Ini adalah tempat yang sama di mana Riot juga menggugat Shanghai Moonton Technology pada tahun 2018.
Terdapat setidaknya 101 poin tuduhan yang dilayangkan oleh Riot Games terhadap Moonton. Beberapa hal yang dibahas termasuk materi pemasaran, desain hero, skin, konten, dan event tertentu di dalam game.
Pada November 2022, Pengadilan AS menolak gugatan Riot dan meminta mereka menyelesaikan masalah di negara asal kedua publisher, China.
Di sisi lain, Moonton menuduh bahwa Riot Games sedang berusaha “untuk menghambat persaingan dalam industri game seluler,” setelah sebelumnya gagal menargetkan “Moonton dengan tuntutan hak cipta serupa pada tahun 2017.”
Sejak 2017, Riot Games dan Moonton memang terlibat dalam beberapa kasus pertarungan hukum terkait hak cipta. Namun, Moonton dan Riot Games kini resmi memilih untuk berdamai. Khusus Riot Games, mereka memutuskan untuk menarik tuntutan hukum terkait.
"Moonton Games dan Riot Games telah mencapai penyelesaian global mengenai sengketa kekayaan intelektual mereka. Setelah beberapa kali komunikasi, kedua pihak secara resmi menandatangani perjanjian penyelesaian baru-baru ini, dan Riot Games memutuskan untuk secara resmi menarik tuntutan hukum terkait,” bunyi keterangan resmi dari perusahaan.
Baca Juga: Sering Menang, 7 Hero OP Ini Wajib Dipilih Buat Tembus Mythic Mobile Legends
Berdasarkan rumor yang beredar sejak kuartal keempat 2023, ByteDance diyakini sedang berencana menjual Moonton ke 'pembeli potensial'.
ByteDance yang merupakan induk TikTok sekaligus Moonton dikabarkan melakukan restrukturisasi di bisnis game. ByteDance diprediksi dapat menjalin kerja sama dengan Tencent selaku induk Riot Games. Aksi damai Riot Games dan Moonton memunculkan rumor bahwa Moonton kemungkinan dibeli Tencent. Ini masih sekadar spekulasi serta rumor mengingat perusahaan belum memberikan pernyataan resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan