Suara.com - Sistem operasi besutan Huawei, HarmonyOS, sudah terpasang pada lebih dari 750 juta perangkat. Perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka sedang mencoba mengoptimalisasi HarmonyOS NEXT sejak kuartal pertama 2024.
Versi beta diharapkan tersedia pada kuartal kedua atau kuartal ketiga tahun ini. Sebagai informasi, HarmonyOS NEXT merupakan tahapan kedua dari sistem operasi terdistribusi berpemilik dan iterasi HarmonyOS.
Huawei mengklaim bahwa HarmonyOS NEXT menawarkan kinerja mulus dan sepenuhnya terpisah dari Android. Perusahaan juga secara aktif berkolaborasi dengan raksasa besar teknologi China dalam membangun aplikasi asli khusus untuk HarmonyOS NEXT.
Berdasarkan bocoran terbaru dari leaker Digital Chat Station, pengembangan HarmonyOS NEXT saat ini menawarkan pengalaman pengguna yang sebanding dengan perangkat lunak populer. Nantinya, terdapat banyak aplikasi yang umum digunakan dan mampu berjalan pada HarmonyOS NEXT.
Dikutip dari Gizmochina, Huawei juga mencari mitra baru untuk memperluas ekosistem aplikasinya. Menurut sumber industri, aplikasi ini masih kekurangan beberapa fungsi, mungkin karena optimalisasi yang sedang berlangsung.
Meski demikian, para analis optimis fitur-fitur baru akan ditambahkan hingga perangkat lunak mencapai tahap beta. Huawei sekarang sedang mempersiapkan versi pengujian HarmonyOS NEXT untuk uji coba pengguna. Perusahaan kemungkinan bakal mengungkap varian beta di acara HDC 2024 pada Juni mendatang.
Sistem operasi teranyar ini dispekulasikan debut melalui Huawei Mate 70 series. Perusahaan menjelaskan bahwa developer HarmonyOS telah melebihi 2,2 juta. Mereka mengklaim, HarmonyOS NEXT akan lebih mandiri dengan banyak dukungan aplikasi lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi
-
Keberanian John Herdman Datangi Suporter Garuda yang Kecewa Disanjung Media Asing
-
Simpanan Masyarakat Terus Tumbuh, LPS Yakin Tidak Ada Makan Tabungan